Felldy Utama
, Jurnalis-Rabu, 05 Agustus 2026 |19:06 WIB

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI M. Sarmuji (Foto: Felldy Utama/Okezone)
JAKARTA - Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI M. Sarmuji menyoroti kebijakan penutupan akses jalan di atas Bendungan Lahor, Kabupaten Malang, Jawa Timur, nan bertindak sejak 1 Agustus 2026. Kebijakan tersebut diketahui menuai protes dari warga.
Isu ini dibahas saat Fraksi Golkar menerima audiensi Direktur Utama Perum Jasa Tirta I Fahmi Hidayat berbareng jejeran di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Sarmuji menyampaikan bahwa dirinya telah menerima aspirasi dari penduduk nan memintanya menindaklanjuti perihal tersebut kepada Perum Jasa Tirta I selaku pengelola bendungan.
"Kalau bukan lantaran pertimbangan keamanan alias keselamatan, sesuai surat nan saya kirimkan, minta dibuka tetapi dengan skema pembatasan waktu nan ada. Kalau ditutup total bakal menimbulkan kemacetan di jalan utama dan mengganggu perekonomian. Kita kudu cari opsi lain agar masyarakat tidak terlalu terdampak besar," kata Sarmuji dalam pertemuan.
Sarmuji menegaskan, meski aspirasi penduduk krusial untuk diperhatikan, aspek keselamatan tidak dapat dikesampingkan. Dalam pertemuan itu, Fahmi Hidayat menjelaskan bahwa penutupan akses dilakukan lantaran Bendungan Lahor—yang dibangun pada 1973 dan mulai beraksi pada 1977—tengah menjalani proses review untuk izin perpanjangan operasi. Ia menyebut proses tersebut mendesak dilakukan setelah ditemukan sejumlah titik retakan pada bangunan bendungan.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·