Pentingnya Cuci Hidung Setelah Beraktivitas Menurut dr. Gia Pratama

Sedang Trending 51 menit yang lalu
Pentingnya Cuci Hidung Setelah Beraktivitas Menurut dr. Gia Pratama Ilustrasi(Dok. Alodokter)

Kebiasaan mencuci muka setelah beraktivitas di luar rumah sudah menjadi rutinitas bagi banyak orang untuk menjaga kebersihan kulit. Namun, master sekaligus pembuat kesehatan dr. Gia Pratama mengingatkan bahwa ada satu bagian tubuh lain nan tidak kalah krusial untuk diperhatikan, ialah hidung.

Melalui akun IG pribadinya, dr. Gia Pratama membahas pentingnya cuci hidung sebagai langkah menjaga kebersihan rongga hidung secara menyeluruh. Ia menyebut hidung mempunyai peran vital sebagai filter alami tubuh lantaran setiap hari berhadapan langsung dengan debu, polusi, alergen, hingga lendir.

Hidung Ibarat Filter Udara

Menurut dr. Gia, beragam partikel rawan dari lingkungan dapat menempel dan tertahan di dalam rongga hidung. Oleh lantaran itu, menjaga kebersihan hidung menjadi krusial, terutama bagi perseorangan nan sering menghabiskan waktu beraktivitas di luar ruangan.

“Bayangkan, hidung kita itu seperti filter udara,” jelas dr. Gia dalam unggahannya di Instagram.

Ia memaparkan bahwa ketika filter tersebut terus-menerus terpapar kotoran tanpa dibersihkan secara rutin, fungsinya dalam menyaring udara dapat menjadi kurang optimal. Cuci hidung datang sebagai solusi efektif untuk membantu mengeluarkan lendir maupun partikel polutan nan mengendap di rongga hidung.

Tak Perlu Takut Cairan Masuk ke Paru-paru

Salah satu halangan masyarakat dalam melakukan praktik ini adalah kekhawatiran cairan bakal masuk ke saluran pernapasan bawah alias paru-paru. Menanggapi perihal tersebut, dr. Gia menjelaskan bahwa larutan cuci hidung dirancang unik untuk bekerja hanya di area rongga hidung.

Dengan teknik nan tepat, larutan bakal dialirkan melalui salah satu lubang hidung dan keluar melalui lubang hidung lainnya sembari membawa keluar kotoran dan lendir. Ia menekankan bahwa perihal terpenting adalah memperhatikan teknik penggunaan nan betul serta menggunakan larutan nan memang diperuntukkan bagi kesehatan hidung.

Bisa Dilakukan Saat Tidak Pilek

Menariknya, dr. Gia menegaskan bahwa cuci hidung tidak hanya dilakukan saat seseorang sedang mengalami gangguan kesehatan seperti batuk alias pilek. Bagi mereka nan sering terpapar polusi dan debu, tindakan ini bisa menjadi bagian dari rutinitas kebersihan harian.

Dalam edukasinya, dia mencontohkan penggunaan larutan cuci hidung nan mengandung SteraseptC Water dengan mineral alami. dr. Gia juga memperagakan langkah penggunaan nan aman, ialah dengan memosisikan kepala sesuai petunjuk, lampau menyemprotkan larutan ke salah satu lubang hidung secara bergantian. Sumber: Instagram/@giapratamamd

Catatan: Praktik cuci hidung secara rutin dapat membantu menjaga kegunaan filtrasi hidung tetap optimal di tengah tingginya paparan polusi udara saat ini.

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia