Penjelasan DFSK soal Rencana Impor Pikap 4x4

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Penjelasan DFSK soal Rencana Impor Pikap 4x4

Penjelasan DFSK soal Rencana Impor Pikap 4x4 (Dok DFSK)

JAKARTA - DFSK Indonesia merespons soal rencana Agrinas Pangan Nusantara untuk mengimpor berpenggerak 4x4. Kendaraan niaga ringan itu diperuntukkan operasional Koperasi Merah Putih. 

CEO PT Sokonindo Automobile Alexander Barus menjelaskan, pihaknya hingga saat ini belum pernah diundang untuk berbincang oleh Agrinas untuk pengadaan pikap. Ia menyebut, Agrinas malah mengundang jaringan diler mereka. 

“Untuk Agrinas ini saya cek rupanya nan diundang itu adalah diler kita di Bengkulu. Jadi kita tidak diundang,"kata Alexander di Jakarta, dikutip Selasa (10/3/2026). 

Ia menjelaskan, ada 3 tahapan untuk memproduksi kendaraan sebagai operasional Koperasi Merah Putih tersebut. 

“Satu, we do need assessment. Artinya begini, need assessment itu apa nan dibutuhkan koperasi desa ini. Betul enggak 4×2 alias 4×4?," tutur Alexander Barus. 

Tahapan berikutnya adalah kapan kendaraan tersebut dibutuhkan. Tahapan terakhir adalah berapa jumlah nan dibutuhkan. 

"Ini tiga kudu kita pastikan bersama. Baru tahap berikutnya,” ucapnya. 

Saat ini, Alexander Barus menyatakan pihaknya pun siap jika diundang untuk membahasnya. 

Diketahui, DFSK memasarkan pikap Super Cab. Ia meyakini, model nan ditawarkan tersebut mempunyai modal untuk bersaing dengan pikap nan diimpor.

“Mari kita bicara soal harga. Kami yakin, kami bisa menyampaikan nilai nan bersaing dengan kondisi bahwa kita memproduksi apa nan kita miliki jangan diminta kita memproduksi apa nan tidak kita miliki,” ucap Alexander.

DFSK Super Cab diproduksi di pabrik canggih PT Sokonindo Automobile nan mengangkat teknologi Intelligent Manufacturing Target Industry 4.0, berlokasi di Cikande, Serang, Banten.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com