Feby Novalius
, Jurnalis-Selasa, 17 Maret 2026 |21:03 WIB

Total volume penjaminan UMKM mencapai Rp27,68 triliun hingga Februari 2026. (Foto: Okezone.com/Jamkrindo)
JAKARTA – PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) mencatat total volume penjaminan mencapai Rp27,68 triliun hingga Februari 2026 alias menjangkau 403.986 debitur. Capaian ini turut mendukung penyerapan 1,83 juta tenaga kerja, menunjukkan kontribusi nyata Jamkrindo dalam memperkuat akses pembiayaan dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Plt Direktur Utama Jamkrindo, Abdul Bari, mengatakan capaian tersebut menunjukkan komitmen perusahaan dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha, khususnya sektor UMKM.
“Kinerja penjaminan hingga Februari 2026 menunjukkan komitmen Jamkrindo dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha, khususnya UMKM. Melalui jasa penjaminan nan kami berikan, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan upaya sekaligus menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat,” ujar Abdul Bari, Selasa (17/3/2026).
Selain mendorong pertumbuhan bisnis, Jamkrindo terus melakukan inisiatif untuk meningkatkan kualitas jasa kepada mitra lembaga finansial dan pelaku usaha. Upaya ini dilakukan melalui penguatan proses bisnis, peningkatan kapabilitas jasa penjaminan, serta pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung efisiensi dan kecepatan layanan.
Di sisi tata kelola, Jamkrindo memperkuat manajemen risiko, kepatuhan, dan penerapan prinsip good corporate governance (GCG) untuk memastikan seluruh aktivitas perusahaan melangkah transparan, akuntabel, dan berintegritas.
“Selain konsentrasi pada pertumbuhan bisnis, Jamkrindo juga terus meningkatkan kualitas jasa dan tata kelola perusahaan. Hal ini memastikan setiap jasa penjaminan tidak hanya memberikan nilai ekonomi, tetapi juga dikelola secara ahli dan berkelanjutan,” tambah Abdul Bari.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·