Peningkatan Integritas Amil serta Pengelolaan Program Pemberdayaan Ekonomi bagi para Mustahik

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
Peningkatan Integritas Amil serta Pengelolaan Program Pemberdayaan Ekonomi bagi para Mustahik Ilustrasi(Dok Istimewa)

BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyelenggarakan Baznas Strategic Development (BSD) untuk ketua Baznas provinsi dan kabupaten/kota se-Provinsi Banten di Asrama Haji Cipondoh, Kota Tangerang. 

Pelatihan kepemimpinan tingkat regional ini bermaksud untuk menjawab tantangan Asta Stratas Baznas 2026–2031 melalui peningkatan integritas amil serta pengelolaan program pemberdayaan ekonomi bagi para mustahik agar lebih mandiri.

Wakil Ketua Baznas RI, Zainut Tauhid Sa'adi, mengatakan, melalui BSD, Baznas mengasah kecakapan para amil dalam pengelolaan serta pendistribusian amal guna menopang efektivitas program pemberdayaan masyarakat penerima manfaat.

"BSD ini diselenggarakan untuk meningkatkan kompetensi para amil amal dalam perihal pendistribusian, pengumpulan, serta pengelolaan pengembangan kompetensi para mustahik agar lebih berdaya," ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Minggu (2/8). 

Menurutnya, melalui penerapan rencana tindakan pascatraining, ketua Baznas wilayah diharapkan bisa melahirkan penemuan tata kelola amal nan ahli dan transparan guna mewujudkan posisi Baznas di hati umat melalui prinsip 5D (Diingat, Dipercaya, Dijangkau, Dicintai, dan Dibanggakan).

Lebih lanjut, Zainut meyakinkan Baznas memberikan perhatian besar terhadap peningkatan kesadaran berzakat masyarakat Banten demi mengoptimalkan beragam potensi zakat, mulai dari amal profesi, mal, hingga pertanian.

"Kami menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pak Wagub dan seluruh ketua di Provinsi Banten nan telah memfasilitasi aktivitas ini, di mana kerjasama antara Baznas dan pemerintah wilayah bakal terus kita tingkatkan," kata Zainut.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menekankan pentingnya penyusunan rencana strategis berbareng Baznas RI guna membandingkan potensi wilayah sekaligus mengakselerasi peningkatan mobilisasi serta pendistribusian amal secara lebih luas.

Ia mengakui peran krusial Baznas dalam mengentaskan kemiskinan dan menangani masalah sosial melalui skema penanganan sigap (quick win) nan responsif serta fleksibel. Keunggulan tersebut dinilai sangat membantu pemerintah wilayah dalam memberikan support darurat kepada masyarakat rentan nan sering tersendat oleh ketatnya patokan birokrasi.

"Saya terasa sekali peran Baznas dalam membantu pemerintah dan masyarakat untuk pengentasan kemiskinan serta kepedulian sosial itu tinggi sekali, sehingga kami sangat terbantu," ujar Achmad Dimyati. (H-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia