Penghijauan IKN Pulihkan Ekosistem dan Habitat Satwa Kalimantan

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Penghijauan IKN terus dilakukan untuk memulihkan ekosistem hutan sekaligus menjaga kediaman satwa di Kalimantan. Otorita IKN berbareng beragam pihak hingga Agustus 2026 telah menanam lebih dari 5 juta pohon dan lahan seluas 8.947,55 hektare.

Program penghijauan tersebut tidak hanya berfokus pada jumlah pohon nan ditanam, tetapi juga memperhatikan jenis tanaman nan sesuai dengan karakter rimba Kalimantan. Sejumlah pohon unik seperti ulin, meranti, bengkirai, gaharu, balangeran, dan keruing turut di area IKN.

Penanaman beragam jenis pohon lokal diharapkan dapat membantu mengembalikan struktur ekosistem rimba nan sebelumnya mengalami gangguan. Keberadaan vegetasi tersebut juga menjadi bagian krusial dalam menciptakan area hijau nan bisa mendukung kehidupan beragam jenis tanaman dan fauna.

Selain pohon unik Kalimantan, penghijauan dilakukan dengan menanam sejumlah pohon buah seperti rambutan, kesturi, mata kucing, dan langsat. Tanaman tersebut diharapkan dapat menjadi sumber pakan bagi satwa sekaligus membantu membentuk kembali lingkungan nan lebih sesuai dengan kebutuhan kediaman mereka.

Habitat Satwa Mulai Kembali di Kawasan IKN

Upaya pemulihan lingkungan tersebut mulai menunjukkan tanda-tanda positif. Beruang madu dan lutung merah disebut kembali terlihat di area IKN, sementara sejumlah jenis burung mulai terdengar. Kemunculan satwa tersebut menjadi salah satu indikasi bahwa area hijau mulai kembali menyediakan ruang bagi kehidupan satwa liar.

Pemulihan kediaman juga didukung dengan pembangunan koridor satwa nan menghubungkan kawasan-kawasan hijau nan terpisah. Koridor tersebut disiapkan agar satwa dapat beranjak dari satu area ke area lainnya dengan lebih kondusif tanpa kudu berhadapan langsung dengan jalan raya maupun bangunan.

Otorita IKN juga menargetkan 65 persen wilayah IKN menjadi area hijau. Target tersebut menjadi bagian dari konsep kota rimba nan dikembangkan dengan menggabungkan pembangunan area perkotaan dan upaya menjaga kegunaan ekologis lingkungan.

Masyarakat Perkuat Gerakan Penghijauan IKN

Penanaman pohon dilakukan secara berkepanjangan melalui aktivitas rutin setiap dua minggu. Dalam setiap kegiatan, rata-rata 800 hingga 900 pohon ditanam. Jumlah tersebut belum termasuk penanaman nan dilakukan secara berdikari oleh masyarakat maupun visitor area IKN.

Keterlibatan masyarakat menjadi bagian dari upaya memperkuat aktivitas penghijauan di IKN. Dalam aktivitas “Merdeka Bersama Alam” pada 15 Agustus 2026, lebih dari 2.000 orang ikut menanam pohon di Ruang Terbuka Hijau Kolam Retensi DAS Sanggai, KIPP IKN. Sebanyak 1.709 pohon dari 19 jenis ditanam dalam aktivitas tersebut.

Penghijauan IKN pada akhirnya tidak hanya berangkaian dengan penambahan jumlah pohon, tetapi juga gimana area tersebut dapat kembali menjalankan kegunaan ekologisnya. Dengan mempertahankan tanaman lokal, menyediakan kediaman dan koridor satwa, serta melibatkan masyarakat, pemulihan ekosistem di IKN diarahkan untuk mendukung pembangunan kota nan tetap berdampingan dengan alam.

Baca buletin terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita