Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Lewat Rumah Layak Huni bagi Warga Berpenghasilan Rendah

Sedang Trending 53 menit yang lalu
Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Lewat Rumah Layak Huni bagi Warga Berpenghasilan Rendah Ilustrasi(Dok Istimewa)

PT Djarum kembali menegaskan komitmen sosialnya dengan menyerahkan support program Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) senilai Rp700 juta bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Bantuan ini dialokasikan untuk merenovasi total 10 unit rumah penduduk di Desa Minggarharjo dan Desa Ngadirejo, Kecamatan Eromoko.

Penyerahan support berjalan di Pendopo Kantor Bupati Wonogiri pada Kamis (27/8/2026). Setiap rumah penerima faedah memperoleh pembiayaan pembangunan secara menyeluruh dengan anggaran hingga Rp70 juta per unit, tanpa dipungut biaya sedikit pun dari pemilik rumah.

General Manager Community Development PT Djarum, Achmad Budiharto, menjelaskan bahwa pembaharuan mengedepankan tiga standar utama, ialah keamanan, kenyamanan, dan kesehatan. Setiap kediaman dilengkapi akomodasi sanitasi, akses air bersih, pencahayaan alami, serta sirkulasi udara nan memadai.

"Melalui Program RSLH, kami mau membantu masyarakat nan memang memerlukan agar mempunyai tempat tinggal nan layak. Dengan rumah nan aman, nyaman, dan sehat, kami berambisi mereka bisa lebih produktif sehingga taraf kehidupannya meningkat," ujar Budiharto dalam keterangannya, Sabtu (29/8/2026).

Kolaborasi Dukung Program Pembangunan Pemerintah

Wakil Bupati Wonogiri, Imron Rizkyarno, menyampaikan apresiasi atas kontribusi berkepanjangan dari PT Djarum. Menurutnya, inisiatif RSLH sejalan dengan agenda pemerintah pusat dalam penyediaan tiga juta unit rumah layak huni guna mengentaskan kemiskinan ekstrem.

"Program dari PT Djarum ini bukan hanya membangun bentuk rumah, melainkan juga membangun angan masyarakat rentan. Penyediaan kediaman layak adalah parameter keberhasilan pembangunan, dan kami berambisi kerjasama ini terus berlanjut," kata Imron.

Salah satu penerima faedah asal Dusun Bero, Desa Minggarharjo, Gembong Rahmanto, mengaku berterima kasih rumahnya nan semula berlantai tanah dan bocor sekarang telah berubah menjadi gedung permanen berlantai keramik.

Sejak 2022 hingga 2025, PT Djarum tercatat telah merealisasikan 626 unit RSLH di beragam kabupaten/kota di Jawa Tengah. Memasuki tahun 2026, program penataan kediaman ini dilanjutkan ke sejumlah wilayah seperti Kudus (128 unit), Salatiga (12 unit), Brebes (10 unit), serta Wonogiri (10 unit). Selain RSLH, PT Djarum juga menargetkan pembangunan 200 unit sarana sanitasi sehat dan air minum di Wonogiri sepanjang tahun ini. (H-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia