Jakarta -
Polisi menangkap pengedar obat keras tertentu secara terlarangan berinisial MR namalain Korid (32) di Ciawi Kabupaten Bogor. Puluhan peralatan bukti tramadol dan hexymer disembunyikan pelaku di saluran air rumah kosong.
"Mengamankan seorang laki-laki nan diduga sebagai pelaku penjual obat keras tertentu. Pelaku diketahui berinisial MR namalain Korid namalain Kolad (32), pekerja harian lepas, penduduk Ciawi, Kabupaten Bogor," kata Kapolsek Ciawi AKP Dede Lesmana Jaya, Selasa (28/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaku menjual obat keras kepada orang dekat dan kawan kerja. Pelaku sempat menyembunyikan obat keras di saluran air gedung kosong.
"Modus nan digunakan pelaku terbilang licik, ialah menjual obat secara sembunyi-sembunyi dan hanya kepada orang-orang nan dikenal, termasuk di lingkungan kerja dan pergaulannya," kata Dede.
"Untuk menghindari kecurigaan, pelaku menyembunyikan peralatan bukti obat keras tersebut di saluran air bilik mandi sebuah gedung kosong, di dalam area yayasan," imbuhnya.
Dede menyebutkan, pelaku merupakan pekerja harian lepas nan ditangkap ketika berada di sebuah yayasan di Ciawi pada Senin (27/4) malam. Penangkapan pelaku merupakan tindak lanjut kejuaraan penduduk nan mencurigai aktivitas pelaku.
"Dari tangan pelaku, petugas sukses mengamankan sejumlah peralatan bukti berupa 89 butir obat jenis Eximer, 7 butir tramadol, satu unit handphone, serta duit tunai Rp140.000 nan diduga hasil penjualan," kata Dede.
"Selanjutnya, pelaku beserta peralatan bukti telah diserahkan ke Sat Narkoba Polres Bogor guna proses norma lebih lanjut," imbuhnya.
Dede mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih waspada terhadap peredaran obat keras tertentu, nan sekarang marak dilakukan secara terselubung. Warga diminta melaporkan ke pihak kepolisian jika mencurigai aktivitas mencurigakan.
"Penggunaan dan peredaran obat keras tanpa izin sangat berbahaya, terutama bagi generasi muda lantaran dapat merusak kesehatan fisik, mental, hingga masa depan mereka," pungkasnya.
(sol/whn)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·