Pengamat Apresiasi Langkah Kapolri Bentuk Desk Ketenagakerjaan dan Sikat Impor Ilegal

Sedang Trending 52 menit yang lalu
Pengamat Apresiasi Langkah Kapolri Bentuk Desk Ketenagakerjaan dan Sikat Impor Ilegal Boni Hargens(Dok Antara)

ANALIS politik dan norma Boni Hargens mengapresiasi langkah tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam melindungi industri tekstil nasional dari gempuran peralatan impor ilegal, serta penemuan Polri nan membentuk Desk Ketenagakerjaan.

Boni menilai pembentukan Desk Ketenagakerjaan oleh Polri bukan sekadar penemuan prosedural birokrasi, melainkan langkah strategis penegakan norma nan konkret.

"Desk ini merupakan konkretisasi nyata dari komitmen Polri dalam menegakkan norma di sektor ketenagakerjaan, nan pada saat nan sama mencerminkan komitmen moral lembaga untuk berpihak pada nasib para pekerja domestik serta mendukung kebijakan pemerintah dalam penguatan industri dalam negeri," ujar Boni, Rabu (16/9).

Boni mengatakan integrasi ketegangan pengawasan impor terlarangan dan perbantuan sengketa pekerja membuktikan bahwa negara mulai mengambil posisi nan jauh lebih tegas dalam melindungi ekosistem industri manufaktur nasional dan hak-hak pekerja lokal.

Sebelumnya, Listyo menegaskan komitmen institusinya untuk mengusut akar masalah penekanan industri tekstil, ialah memperketat pengawasan di pintu masuk pelabuhan, kelengkapan arsip impor, hingga peredaran peralatan terlarangan di pasar domestik.

Hal tersebut disampaikan Listyo pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang, dan Kulit (FSP TSK) di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (14/9).

"Pengawasan bakal diperketat secara menyeluruh. Tiga ancaman utama industri tekstil nasional, peredaran peralatan impor ilegal, tekanan ekonomi global, dan lonjakan impor tak terkendali kudu ditangani secara simultan melalui pendekatan lintas kementerian dan lembaga," ujar Listyo. (E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia