Gerindra Setuju Ambang Batas Parlemen 5%, PAN: Masih Pembahasan Informal

Sedang Trending 51 menit yang lalu
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay memberikan keterangan saat konvensi pers menjelang Rakernas 4 PAN di Kantor DPP PAN, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (27/6/2024). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Sekjen Gerindra Sugiono menyebut para Ketua Umum Partai Politik sudah berjumpa untuk membahas RUU Pemilu. Di dalam pertemuan itu, katanya, Gerindra menyetujui periode pemisah parlemen naik menjadi 5 persen.

Menanggapi itu, Ketua DPP PAN, Saleh Partaonan Daulay, mengatakan pembahasan antar Ketum Parpol itu tetap berkarakter informal.

"Saya dengar sudah ada pembicaraan lintas partai. Di antara rumor nan dibahas adalah periode pemisah 5 persen. Ini tetap pembicaraan informal. Diharapkan kelak kesepakatannya bakal semakin kuat pada pembahasan selanjutnya," ujar Saleh saat dihubungi, Rabu (16/9).

Menurut Saleh, periode pemisah ini perlu ditetapkan. "Dengan begitu, semua partai nan lolos ke parlemen mempunyai kualifikasi nan dipersyaratkan."

Saleh melanjutkan, nomor periode pemisah parlemen ini tetap bisa diperdebatkan.

"Tentu tetap terbuka perdebatan. Baik lintas partai politik, maupun para pengamat dan pemerhati kerakyatan dan kepemiluan. Itu perihal biasa untuk memperkaya kajian dan perspektif," tutur Saleh.

Saleh menilai, RUU Pemilu kudu bisa mengakomodir kepentingan Pemilu.

"Soal UU Pemilu, sebaiknya mengakomodir banyak kepentingan. Tidak hanya soal periode pemisah parlemen, tetapi juga topik dan tema lainnya," tandasnya.

Menteri Luar Negeri dan Sekjen Partai Gerindra, Sugiono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Sebelumnya, sejumlah ketua umum partai politik nan tergabung dalam koalisi pemerintah berjumpa untuk membahas RUU Pemilu. Dalam pertemuan itu, Gerindra menyatakan setuju dengan periode pemisah parlemen alias parliamentary threshold (PT) sebesar 5 persen.

Sekjen Partai Gerindra Sugiono mengatakan, partainya diwakili Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. Dasco datang mewakili Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden Prabowo Subianto.

“Iya, jadi kemarin beberapa ketua umum-ketua umum partai ya berkumpul. Partai Gerindra waktu itu diwakili oleh Pak Dasco selaku ketua harian untuk membicarakan mengenai hal-hal nan yang perlu dibicarakan dalam rangka undang-undang pemilu,” kata Sugiono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9).

Sugiono nan juga Menlu ini mengatakan, Gerindra menyepakati PT sebesar 5 persen. Ia menyebut, Golkar dan PKS sebelumnya juga menyampaikan sikap serupa, tetapi menegaskan dirinya tidak berbincang atas nama partai lain.

“Tapi satu perihal nan sepertinya semua sepakat, tapi saya kira saya tidak bisa berbincang atas nama partai-partai lain. Tapi Gerindra juga sepakat soal PT 5%. Seperti juga kemarin Golkar juga menyampaikan ya, PKS juga menyampaikan dan saya kira itu nan kita sepakati,” ujarnya.

Saat kembali ditanya apakah nomor 5 persen telah menjadi kesepakatan Gerindra, Sugiono menjawab:

“Kalau kita setuju di 5%,” jawab Sugiono.

PT 5% nan diusulkan ini berfaedah lebih tinggi dibandingkan PT pada Pemilu 2019 dan 2024 nan berada di nomor 4%.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan