Istana Bantah Purbaya soal Dicopot dari Menkeu Imbas Rombak Pejabat

Sedang Trending 49 menit yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Bambang Eko Suhariyanto membantah pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri berangkaian dengan langkahnya nan merombak ratusan pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Bambang merespons klaim Purbaya yang disampaikan setelah serah terima kedudukan dengan Menkeu Suahasil Nazara. 

"Oh itu pengakuan Pak Purbaya ya? Tapi sebetulnya enggak. Tidak ada nan istimewa. Pergantian kapan saja itu sebetulnya Menteri wakil Menteri siap diganti," ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, Bambang mengaku tidak mengetahui andaikan terdapat persoalan internal nan melatarbelakangi pergantian Purbaya.

"Saya jika internalnya kita tidak tahu jika internal seperti apa. Cuman dari perspektif kita, dari Istana, sebetulnya pergantian itu adalah sesuatu nan lumrah saja sebetulnya. Bisa kapan saja. Namanya reshuffle kan bisa saja kapan dicopot, kemudian ada nan diangkat nan baru," katanya.

Lebih lanjut, Bambang mengatakan tidak ada argumen unik di kembali pergantian Purbaya sebagai Menteri Keuangan periode 2025-2026.

Bambang menyebut pergantian menteri merupakan perihal nan lumrah dan menjadi kewenangan prerogatif Presiden Prabowo Subianto. 

"Oh enggak itu pergantian biasa saja sebetulnya. Pergantian pejabat kan tidak ada sesuatu nan istimewa. Kan itu juga prerogatif Presiden kan ya," kata Bambang.

Purbaya sebelumnya digantikan Wakil Menteri Keuangan Suahasil pada Senin (14/9). Purbaya menilai keputusannya merombak ratusan pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) beberapa hari sebelumnya ditengarai menjadi salah satu pemicu pencopotannya.

Pada Kamis (10/9), saat tetap menjadi menteri keuangan, Purbaya melakukan perombakan besar-besaran terhadap struktur pegawai Kemenkeu.

Tercatat, sekitar 50 pegawai level Eselon II dan 350 pegawai level Eselon III dirotasi dari jabatannya.

Perombakan tersebut menyasar mulai dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), jejeran fungsional di Badan Layanan Umum (BLU), hingga jejeran dewan Special Mission Vehicle (SMV) nan berlindung di bawah payung Kemenkeu.

"Sebagian iya (karena perombakan pejabat tersebut)," ujar Purbaya usai mengikuti aktivitas serah terima kedudukan di instansi Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (15/9).

Meski demikian, Purbaya menepis spekulasi nan menyebut pemberhentiannya dilatarbelakangi oleh gesekan alias bentrok internal dengan anak buahnya di Kemenkeu.

Purbaya turut menegaskan pergantian menteri merupakan kewenangan prerogatif Presiden Prabowo Subianto.

"Enggak ada gesekan. nan jelas itu (pergantian menteri) kewenangan prerogatif presiden nan presiden sudah putuskan setahun ini udah cukup," ujar Purbaya.

(mnf/dal)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional