Pengamat: AHY Diprediksi Bersaing Ketat dengan Gibran di Pilpres 2029

Sedang Trending 1 hari yang lalu
 AHY Diprediksi Bersaing Ketat dengan Gibran di Pilpres 2029 Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kanan) berbareng Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) .(Antara)

PELUANG Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk berkompetisi dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 dinilai terbuka lebar. 

Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, M Jamiluddin Ritonga, memprediksi AHY bakal bersaing ketat dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk memperebutkan posisi calon wakil presiden (cawapres).

Jamiluddin menjelaskan, meski sejumlah survei menempatkan elektabilitas AHY di bawah figur seperti Prabowo Subianto, Dedi Mulyadi, dan Anies Baswedan, nomor tersebut berkarakter bergerak dan berpotensi melonjak.

"Sebab beberapa hasil survei terakhir menunjukkan elektabilitas AHY merangkak terus naik, meskipun kenaikannya tidak besar. Masih ada kesempatan bagi AHY untuk meningkatkan elektabilitasnya setidaknya hingga mendekati akhir tahun 2028," ujar Jamiluddin, Jumat (11/9).

FAKTOR PENDORONG DAN [PELUANG POLITIK
Tren positif elektabilitas AHY ditopang oleh beberapa aspek kunci:

  •     Kinerja Menteri: Rekam jejak AHY sebagai menteri dinilai relatif bersih dari rumor negatif.
  •     Penguatan partai: Perolehan elektoral Partai Demokrat merangkak naik hingga menembus posisi empat besar dalam peta survei nasional.
  •     Wacana presidential threshold: Jika periode pemisah pencalonan presiden diubah menjadi nol persen, posisi Demokrat bakal semakin berdikari dalam mengusung calon.

Mantan Dekan FIKOM IISIP Jakarta ini memperkirakan AHY bakal lebih realistis membidik bangku cawapres daripada calon presiden (capres) pada kontestasi mendatang.

"AHY tampaknya tidak bakal membidik capres, AHY bisa jadi hanya mau maju sebagai cawapres. Elektabilitas AHY tampak lebih kompetitif untuk cawapres, dan bersaing ketat dengan Gibran Rakabuming Raka," terangnya.

Kendati demikian, arah politik dinilai tetap sangat cair. Jika dalam dua tahun ke depan elektabilitas AHY bisa menembus jejeran tiga besar nasional, opsi untuk maju sebagai capres diyakini bakal kembali menjadi pertimbangan utama. (Faj/P-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia