Le Minerale Raih Anugerah Ekonomi Hijau Berkat Konservasi Sumber Daya Air

Sedang Trending 16 jam yang lalu
Le Minerale meraih penghargaan Anugerah Ekonomi Hijau berkah komitmen Konservasi Sumber Daya Air dari Hulu ke Hilir. Foto: dok. Istimewa.

Upaya menjaga keberlanjutan sumber daya air terus dilakukan Le Minerale melalui beragam program konservasi nan terintegrasi dari hulu hingga hilir. Komitmen tersebut mendapat apresiasi melalui penghargaan Anugerah Ekonomi Hijau untuk Konservasi Sumber Daya Air dari Hulu ke Hilir.

Penghargaan ini diberikan atas pendekatan konservasi Le Minerale nan berbasis metodologi ilmiah, sekaligus didukung perlindungan ekosistem dan pembangunan prasarana konservasi air.

Anugerah Ekonomi Hijau merupakan arena apresiasi bagi korporasi, lembaga, dan organisasi nan dinilai sukses menghadirkan inisiatif keberlanjutan nan memberikan akibat positif bagi lingkungan, masyarakat, perekonomian, dan pemangku kepentingan.

Dalam penilaiannya, Le Minerale dinilai mempunyai pendekatan konservasi sumber daya air nan terintegrasi, mulai dari menjaga area resapan hingga mendukung proses recharge air tanah.

Managing Director Mayora Beverages, Riko Sistanto, mengatakan penghargaan tersebut menjadi corak apresiasi atas beragam langkah nan terus dilakukan Le Minerale dalam mendukung keberlanjutan sumber daya air.

Komitmen tersebut diwujudkan oleh Le Minerale lewat beragam upaya konservasi secara terintegrasi. Hingga akhir 2025, Le Minerale tercatat telah menanam 244.268 pohon di beragam wilayah serta membangun 341 sumur resapan untuk mendukung konservasi dan menjaga keseimbangan sumber daya air dalam jangka panjang

“Menjaga keberlanjutan sumber daya air merupakan bagian dari komitmen kami,” tegas Riko.

Bagi Le Minerale, menjaga sumber daya air tidak hanya dilakukan melalui satu jenis program. Pendekatan nan diterapkan mencakup perlindungan ekosistem, pengelolaan area resapan, hingga penguatan sistem konservasi air nan dirancang berasas pendekatan ilmiah.

“Bagi kami, keberhasilan konservasi bukan hanya tentang apa nan dilakukan hari ini, tetapi tentang gimana upaya tersebut dapat terus memberikan faedah dalam menjaga keseimbangan sumber daya air. Karena itu, kami terus memperkuat konservasi melalui pendekatan nan terukur dan berkelanjutan,” jelasnya.

Mengintegrasikan Konservasi Vegetasi dan Smart Recharge

Hingga akhir 2025, Le Minerale telah menanam 244.268 pohon di beragam wilayah. Foto: dok. Istimewa.

Salah satu pendekatan nan diterapkan Le Minerale adalah smart recharge, ialah metode konservasi modern nan menggunakan metodologi ilmiah untuk menentukan area serta prasarana nan tepat dalam mendukung konservasi sumber daya air.

Melalui pendekatan ini, konservasi vegetasi dipadukan dengan beragam prasarana recharge. Hingga akhir 2025, Le Minerale telah menanam 244.268 pohon di beragam wilayah.

Namun, program tersebut tidak berakhir pada aktivitas penanaman. Pertumbuhan pohon juga diamati secara berkala dan dilaporkan secara transparan untuk memastikan program dapat terus melangkah dan memberikan faedah dalam jangka panjang.

Upaya konservasi kemudian diperkuat dengan pembangunan 22 sumur imbuhan, 341 sumur resapan, serta kolam resapan nan terintegrasi. Infrastruktur tersebut berfaedah mendukung proses penyelundupan air ke dalam tanah sekaligus membantu menjaga keseimbangan sistem sumber daya air.

Dengan memadukan vegetasi, area resapan, prasarana recharge, serta pemantauan secara berkala, Le Minerale berupaya menjaga area sumber air sekaligus mendukung keberlanjutan sumber daya air.

Pendekatan terintegrasi inilah nan menjadi salah satu dasar apresiasi dalam Anugerah Ekonomi Hijau.

Tim Riset Anugerah Ekonomi Hijau menyampaikan bahwa upaya Le Minerale menunjukkan komitmen konservasi nan tidak hanya berfokus pada penanaman pohon, tetapi juga memperhatikan prasarana pendukung dan penerapan metodologi ilmiah.

“Le Minerale menunjukkan pendekatan nan terintegrasi dalam menjaga sumber daya air, tidak hanya melalui penanaman pohon, tetapi juga melalui pengembangan prasarana recharge nan didukung metodologi ilmiah. Kombinasi antara konservasi vegetasi, sumur imbuhan, sumur resapan, dan kolam resapan menunjukkan komitmen untuk menjaga keseimbangan sumber daya air secara berkelanjutan,” ungkap Tim Riset Anugerah Ekonomi Hijau.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan