Gareth Southgate(AFP/PAUL ELLIS)
MANTAN pembimbing tim nasional Inggris, Gareth Southgate, mengisyaratkan bahwa masa-masanya di bumi kepelatihan sepak bola telah resmi berakhir. Dalam wawancara terbaru, Southgate mengungkapkan bahwa dirinya sudah nyaris tidak pernah menonton pertandingan sepak bola dan menepis kemungkinan untuk kembali melatih klub-klub di Liga Premier Inggris.
Southgate, nan mundur dari jabatannya usai membawa Inggris mencapai final Euro 2024, mengaku telah kehilangan antusiasme melatih sejak tahun-tahun terakhir masa jabatannya berbareng The Three Lions. Posisinya di timnas Inggris digantikan Thomas Tuchel.
Tekanan nan tinggi serta ritme kejuaraan nan melelahkan membikin dirinya apalagi tidak bisa menikmati momen kemenangan timnya secara utuh.
Pilih Jalan Hidup Baru di Luar Lapangan
Sejak mengundurkan diri, Southgate memilih untuk menarik diri dari atmosfer stadion. Pengalaman terakhirnya menonton pertandingan secara langsung adalah saat menyaksikan klub masa kecilnya, Crystal Palace, menjuarai Piala FA. Menurutnya, konsentrasi dan tujuan hidupnya sekarang telah mengalami pergeseran besar usai puluhan tahun berkarier sebagai pemain dan pelatih.
Memasuki fase baru dalam hidupnya, Southgate aktif terlibat dalam beragam proyek sosial dan media. Ia meluncurkan saluran podcast serta memimpin pembuatan movie dokumenter berbareng BBC nan mengulas tantangan kehidupan anak muda di Inggris.
Southgate menegaskan bahwa dirinya sangat menikmati kebebasan dan pengalaman baru di luar bumi olahraga, mulai dari mendalami pengetahuan kepemimpinan, berbincang dengan para politisi, hingga menjelajahi beragam bagian dunia.
(Theguardian/P-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·