Penerimaan Pajak Rp245,1 Triliun hingga Februari 2026, Naik 30,4 Persen

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Rohman Wibowo , Jurnalis-Kamis, 12 Maret 2026 |08:43 WIB

Penerimaan Pajak Rp245,1 Triliun hingga Februari 2026, Naik 30,4 Persen

Penerimaan Pajak Rp245,1 Triliun hingga Februari 2026, Naik 30,4 Persen. (Foto: Okezone.com/Freepik)

JAKARTA - Kementerian Keuangan mencatat penerimaan pajak sebesar Rp245,1 triliun hingga akhir Februari 2026. Torehan ini melonjak 30,4 persen dibanding capaian penerimaan pada periode nan sama di APBN 2025.

“Secara neto, nan betul-betul masuk kas ke APBN adalah 30,4 persen tumbuhnya di Januari–Februari,” papar Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam bertemu pers APBN Kinerja dan Fakta, dikutip Kamis (12/3/2026).

Lebih lanjut, Suahasil memaparkan bahwa realisasi setoran pajak neto tersebut merangkak naik menyentuh level Rp245,1 triliun, meninggalkan torehan periode nan sama tahun lampau nan kala itu berada di nomor Rp188 triliun.

Suahasil turut menjabarkan bahwa melonjaknya diagram penerimaan pajak sepanjang Januari hingga Februari 2026 utamanya ditopang oleh tren positif dari pemasukan PPN beserta PPnBM.

Selama dua bulan pembuka tahun ini, capaian dari PPN sekaligus PPnBM sukses membukukan nilai Rp85,9 triliun, namalain meningkat sangat tajam hingga 97,4 persen dibanding pemasukan dari kedua sektor tersebut sepanjang Januari–Februari 2025.

Wamenkeu juga menjelaskan bahwa melonjaknya nomor PPN maupun PPnBM sangat berasosiasi erat dengan membaiknya roda transaksi di lapangan. "Kegiatan ekonomi melangkah terus, makanya ada penerimaan PPN," terangnya.

Beralih ke komponen berikutnya, pos PPh untuk entitas badan upaya dilaporkan meningkat sekitar 4,4 persen sehingga sukses mengumpulkan Rp23,7 triliun. Sementara setoran bagi PPh Wajib Pajak Orang Pribadi (WPOP) dikombinasikan dengan PPh Pasal 21 sukses meraup Rp29 triliun, mencerminkan pertumbuhan positif 3,4 persen.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com