Presiden Prabowo Subianto meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH. Muhammad Thohir Krui di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Rabu (10/6/2026). Rumah sakit tersebut menjadi salah satu bentuk Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) pemerintah untuk memperluas pemerataan jasa kesehatan, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). (Dok. BPMI Sekretariat Presiden/Muchlis Jr)
RSUD KH. Muhammad Thohir Krui merupakan hasil peningkatan akomodasi kesehatan dari rumah sakit kelas D menjadi kelas C dengan jasa nan lebih lengkap. Rumah sakit ini dilengkapi akomodasi instalasi darurat gawat (IGD), ruang operasi, ICU/ICBCU, laboratorium, jasa hemodialisa, serta mempunyai kapabilitas 101 tempat tidur. (Dok. BPMI Sekretariat Presiden/Muchlis Jr)
Fokus jasa rumah sakit ini mencakup penanganan penyakit kanker, jantung, stroke, uro-nefrologi, serta kesehatan ibu dan anak. Saat ini, RSUD tersebut didukung oleh 13 master umum, 76 perawat, dan 52 perawat untuk melayani masyarakat di wilayah Pesisir Barat dan sekitarnya. (Dok. BPMI Sekretariat Presiden/Muchlis Jr)
Setibanya di letak sekitar pukul 11.30 WIB, Presiden Prabowo didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi meninjau sejumlah akomodasi rumah sakit. Kepala negara juga berbincang dengan tenaga kesehatan dan pasien, serta melayani permintaan foto berbareng dari masyarakat. (Dok. BPMI Sekretariat Presiden/Muchlis Jr)
Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan akses jasa kesehatan di seluruh Indonesia. Ia menyoroti tetap adanya penduduk nan meninggal akibat terlambat mendapatkan penanganan medis, termasuk ibu nan mengalami pendarahan saat melahirkan lantaran jauhnya jarak ke rumah sakit. (Dok. BPMI Sekretariat Presiden/Muchlis Jr)
Untuk itu, pemerintah menargetkan pembangunan dan pembaharuan 350–400 rumah sakit di kabupaten/kota, modernisasi 10 ribu puskesmas, serta pengedaran 1.000 unit perangkat kesehatan modern ke 514 kabupaten/kota. RSUD KH. Muhammad Thohir Krui sendiri merupakan satu dari 66 lokus nasional program PHTC nan dibangun dengan anggaran APBN sebesar Rp152,98 miliar dan rampung pada Desember 2025. (Dok. BPMI Sekretariat Presiden/Muchlis Jr)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·