Pemkot Tegal Gelar Gerakan Pangan Murah dan Salurkan Bantuan Paket Bergizi

Sedang Trending 2 jam yang lalu
Pemkot Tegal Gelar Gerakan Pangan Murah dan Salurkan Bantuan Paket Bergizi Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono menyerahkan paket pangan bergizi.(MI/Supardji Rasban)

PEMERINTAH Kota/Pemkot Tegal, Jawa Tengah, menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan menyediakan 1.000 paket. Selain itu  juga menyalurkan sebanyak 300 paket support pangan bergizi kepada golongan sasaran nan terdiri atas 100 ibu mengandung dengan kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK), 100 balita berisiko stunting, dan 100 paket olahan pangan berbahan dasar ikan bagi ibu mengandung KEK.

Kegiatan GPM dan penyerahan support Gerakan Minum Susu dan Makan Telur Itik (GERIMISMATIK) serta Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) berjalan di Pendopo Kecamatan Tegal Timur, Rabu (24/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menjaga keterjangkauan nilai pangan sekaligus meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, menyampaikan ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat merupakan fondasi krusial dalam pembangunan sumber daya manusia. Pemerintah datang untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses terhadap pangan nan aman, bergizi, dan terjangkau di tengah dinamika nilai pangan nan terjadi.

“Melalui Gerakan Pangan Murah, Pemerintah Kota Tegal berupaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan nilai nan lebih terjangkau,” ujar Dedy Yon.

Sebanyak 1.000 paket pangan murah nan disediakan berupa beras premium dan minyak goreng nan telah mendapatkan subsidi nilai melalui sinergi Pemerintah Kota Tegal, Bank Indonesia, Bank Jateng, dan Bulog. Paket pangan nan nilai normalnya Rp90.000 dijual seharga Rp80.000 untuk transaksi tunai dan Rp75.000 untuk transaksi menggunakan QRIS.

Selain paket pangan murah, masyarakat juga dapat membeli beragam komoditas pangan dengan nilai terjangkau, di antaranya beras SPHP, Minyak Kita, gula pasir, bawang merah, bawang putih, cabai, telur ayam ras, serta daging ayam ras.

Dalam kesempatan nan sama, Pemerintah Kota Tegal juga menyerahkan support GERIMISMATIK dan GEMARIKAN sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan stunting. Sebanyak 300 paket support pangan bergizi disalurkan kepada golongan sasaran nan terdiri atas 100 ibu mengandung dengan kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK), 100 balita berisiko stunting, dan 100 paket olahan pangan berbahan dasar ikan bagi ibu mengandung KEK.

“Melalui program ini, kita berupaya memastikan bahwa ibu dan anak memperoleh asupan gizi nan cukup, lantaran investasi terbaik suatu wilayah sesungguhnya adalah investasi pada kesehatan dan kualitas generasi mudanya,” jelas Dedy Yon.

Wali Kota Tegal juga mengapresiasi support beragam pihak nan telah bersinergi dalam menjaga stabilitas pasokan dan nilai pangan serta mendukung program peningkatan gizi masyarakat.

"Mari kita membiasakan pola konsumsi pangan nan beragam, bergizi, seimbang dan kondusif guna mendukung terwujudnya generasi Kota Tegal nan sehat, cerdas, dan berkualitas," ajak Dedy Yon.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Pertanian dan Pangan Kota Tegal, Cucuk Daryanto, menjelaskan bahwa support GERIMISMATIK berupa susu dan telur itik diberikan kepada ibu mengandung KEK dan balita berisiko stunting. 

"Sedangkan support GEMARIKAN berupa olahan pangan berbahan dasar ikan, seperti bandeng gepuk dan fish jelly, diberikan kepada ibu mengandung KEK," ujar Cucuk.

Menurut Cucuk penerima support diperoleh melalui koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Tegal dan telah melalui proses verifikasi serta pengesahan oleh masing-masing kelurahan. 

"Penyaluran support dilakukan secara berjenjang pada 24–26 Juni 2026 di empat kecamatan, ialah Tegal Timur, Tegal Selatan, Margadana, dan Tegal Barat," jelas Cucuk. (E-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia