Pemerintah Siapkan Talenta Kreatif Kuasai AI Lewat Beasiswa Badan Ekraf Digital Talent

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Niko Prayoga , Jurnalis-Selasa, 14 April 2026 |21:33 WIB

Pemerintah Siapkan Talenta Kreatif Kuasai AI Lewat Beasiswa Badan Ekraf Digital Talent

Pemerintah Siapkan Talenta Kreatif Kuasai AI Lewat Beasiswa Badan Ekraf Digital Talent

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) meluncurkan danasiwa training ‘Badan Ekraf Digital Talent (BDT) 2026’. Program ini menekankan komitmen pemerintah melalui training talenta imajinatif nan bisa memanfaatkan kepintaran artifisial atau AI guna mendorong produktivitas kerja.

Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekraf Muhammad Neil El Himam mengatakan, program ini ditujukan untuk meningkatkan kapabilitas pegiat ekraf dalam corak pembelajaran online self-paced menggunakan kurikulum standar dunia nan dikembangkan Dicoding.

“Program Badan Ekraf Digital Talent dirancang untuk menjawab persoalan skill gap and talent gap sekaligus memastikan para peserta mempunyai kompetensi nan sesuai dengan perkembangan teknologi, termasuk AI,” ujar Himam di Auditorium Gedung Film, Jakarta pada Selasa (14/4/2026).

“Melalui Program BDT 2026, kami mau menjembatani kebutuhan industri dengan kesiapan talenta digital nan kompeten. Hal ini sejalan dengan komitmen mewujudkan ekonomi imajinatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi,”lanjutnya.

Kolaborasi program berbareng Dicoding Indonesia ini mengusung tema ‘Productivity with AI Bootcamp’ nan ditujukan untuk menguatkan talenta digital sebagai kunci dalam membikin talenta AI nasional lebih siap. Dalam Buku Putih Peta Jalan KA Nasional tahun 2025, sebanyak 36 persen sumber daya manusia Indonesia perlu training baru dengan rincian 30 persen butuh upskilling dan 22 persen perlu training ulang total.

“Dengan semua potensi nan Indonesia punya, kita bisa menjadi pemimpin di Asia Tenggara dalam mengakselerasi keahlian terhadap AI untuk produktivitas. Kami sangat berambisi BDT 2026 dapat melahirkan talenta imajinatif nan unggul dan berkekuatan saing dalam penguasaan AI sehingga semakin produktif untuk berkarya memajukan 17 subsektor ekonomi imajinatif Indonesia,” pungkasnya.

CEO Dicoding, Narendra Wicaksono, menambahkan, bahwa kerjasama panjang berbareng Badan Ekraf telah melangkah sejak 2016 dan telah menghasilkan akibat ekonomi senilai Rp306 miliar, sebanyak 15.168 sertifikasi dalam bagian IT, dan 215.000 talenta digital nan mendapatkan penguatan skills.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com