Pemerintah Jadikan PTKIN Benteng Pemahaman Islam yang Inklusif dan Toleran

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Rabu, 13 Mei 2026 |21:46 WIB

Pemerintah Jadikan PTKIN Benteng Pemahaman Islam nan Inklusif dan Toleran

Pemerintah Jadikan PTKIN Benteng Pemahaman Islam nan Inklusif dan Toleran

JAKARTA - Pemerintah bakal jadikan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) menjadi pusat integrasi pengetahuan pengetahuan dan spiritualitas Islam di Indonesia. Selain itu, PTKIN juga bakal menjadi tembok bagi pemahaman Islam nan inklusif, toleran, dan damai.

“PTKIN menjadi tembok bagi pemahaman Islam nan inklusif, toleran, dan tenteram di tengah polarisasi global. PTKIN adalah ekspor pemikiran Islam moderat Indonesia ke mata dunia,” ujar Bendahara PMB PTKIN Rosihon Anwar, dalam konvensi pers di Jakarta, Rabu (13/5/2026).

“PTKIN bukan sekadar lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga pusat peradaban nan memadukan spiritualitas dengan kelebihan sains,” lanjutnya.

Dijelaskannya, PTKIN merupakan lembaga pendidikan tinggi di bawah Kementerian Agama nan menyelenggarakan pendidikan akademik, vokasi, dan pekerjaan berasas nilai-nilai Islam.

Menurut dia, PTKIN terdiri atas tiga corak kelembagaan ialah Universitas Islam Negeri (UIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN), dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN).

Rosihon menilai tetap terdapat dugaan keliru bahwa PTKIN hanya mencetak lulusan dengan keahlian keagamaan semata.

“Faktanya, PTKIN modern telah mengangkat paradigma integrasi ilmu. Mahasiswa tidak hanya mendalami pengetahuan agama, tetapi juga mengembangkan kompetensi ahli di beragam bidang,” ujarnya.

Dia mencontohkan sejumlah fakultas di PTKIN sekarang mengembangkan bagian sains dan teknologi, ekonomi dan upaya Islam, hingga kedokteran dan kesehatan dengan pendekatan berbasis nilai dan etika Islam.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com