Pembunuhan Tukang Cilok di Tangerang Dipicu Dendam, Pelaku Ayah dan Anak

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta -

Polisi mengungkap motif pembunuhan terhadap pedagang cilok inisial P (33) nan jasadnya ditemukan di kontrakan wilayah Cikupa, Kabupaten Tangerang. Kasus itu dipicu rasa dendam nan disimpan oleh kedua pelaku.

"Hasil keterangan pelaku lantaran dendam. Pelaku sakit hati lantaran sering diintimidasi dan dimintai uang," kata Kanit Reserse Kriminal Polsek Cikupa, Ipda Syaiful Rusdiansyah, dilansir Antara, Minggu (7/6/2026).

Kedua pelaku berinisial BT (41) dan MS (17). Polisi mengatakan keduanya merupakan ayah dan anak. Sebelum menghabisi nyawa P, pelaku MS nan juga merupakan pedagang cilok bercerita kepada ayahnya bahwa kerap diintimidasi dan sering dimintai duit oleh korban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Syaiful mengatakan, atas dasar cerita tersebut para pelaku langsung mendatangi letak kontrakan korban dan menghabisi nyawanya dengan menggunakan senjata tajam (sajam).

"Bercerita kepada bapaknya lantaran sering dimintai duit dan diancam, itu menurut keterangan pelaku," tuturnya.

"Ya, berdua," ucap Syaiful. Dia menjelaskan pelaku ayah dan anak ini bersama-sama membunuh korban.

Kedua pelaku sukses ditangkap di Terminal Pasar Rebo, Jakarta Timur pada Jumat (5/6). Keduanya diketahui bakal melarikan diri ke wilayah Salatiga, Jawa Tengah.

Korban sebelumnya ditemukan bersimbah darah di rumah kontrakan di Desa Pasir Gadung, Cikupa, Tangerang, Banten pada Rabu (3/6). Terdapat sejumlah luka pada tubuh korban akibat senjata tajam.

"Hasil sementara pemeriksaan luar terhadap jenazah ditemukan delapan luka akibat kekerasan senjata tajam," kata Kasi Humas Polresta Tangerang, Ipda Sandro Tri Bahara, Rabu (3/6).

(ygs/knv)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News