Feby Novalius
, Jurnalis-Kamis, 09 April 2026 |16:46 WIB

PT Pertamina Patra Niaga memperkuat pengedaran LPG nasional melalui armada kapal logistik laut nan dioperasikan secara terintegrasi. (Foto: Okezone.com/Pertamina)
JAKARTA — PT Pertamina Patra Niaga memperkuat pengedaran LPG nasional melalui armada kapal logistik laut nan dioperasikan secara terintegrasi, guna memastikan pasokan daya tetap lancar di seluruh wilayah Indonesia meski menghadapi dinamika global. Armada ini terdiri dari 9 kapal milik dan lebih dari 30 kapal sewa, nan bisa menyalurkan total sekitar 223 ribu metrik ton LPG per bulan ke regional utama seperti Sumbagut, Sumbagsel, JBT, Jatimbalinus, Sulawesi, Kalimantan, serta Maluku dan Papua.
Setiap kapal LPG mempunyai kapabilitas angkut rata-rata sekitar 1.700–2.000 metrik ton (MT) per voyage, sehingga mendukung pengangkutan dalam volume nan cukup untuk memenuhi kebutuhan di beragam daerah. Secara agregat, penyaluran LPG nan didukung armada laut ini mencakup total sekitar 223 ribu MT per bulan, dengan pengedaran sebagai berikut: Sumbagut sekitar 77 ribu MT, Sumbagsel 24 ribu MT, JBT 45 ribu MT, Jatimbalinus 35 ribu MT, Sulawesi 34 ribu MT, Kalimantan 5 ribu MT, serta Maluku dan Papua.
Dalam beberapa waktu terakhir, Pertamina Patra Niaga mencermati peningkatan aktivitas pembelian LPG di sejumlah wilayah, antara lain Riau, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, dan Jawa Timur. Sejalan dengan itu, perusahaan terus memantau dan menyesuaikan operasional pengedaran agar penyaluran LPG tetap melangkah lancar.
Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo, menyampaikan bahwa kesiapan armada logistik menjadi salah satu aspek krusial dalam mendukung kelancaran pengedaran LPG di beragam wilayah.
“Sebagai bagian dari sistem pengedaran daya nasional, kami terus mengoptimalkan kesiapan armada logistik untuk mendukung penyaluran LPG ke masyarakat. Distribusi LPG merupakan sistem nan saling terhubung, sehingga perlu dikelola secara seimbang antara pasokan dan kebutuhan,” ujar Ega, Kamis (9/4/2026).
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·