Pembatasan Nikotin dan Tar Berpotensi Tekan Ekonomi Daerah Penghasil Tembakau

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Pembatasan Nikotin dan Tar Berpotensi Tekan Ekonomi Daerah Penghasil Tembakau

Pembatasan Nikotin dan Tar Berpotensi Tekan Ekonomi Daerah Penghasil Tembakau (Foto: Freepik)

JAKARTA - Wacana kebijakan pembatasan kadar nikotin dan tar nan diusulkan oleh pemerintah pusat pada produk tembakau dapat memberikan tekanan bagi stabilitas ekonomi di wilayah penghasil tembakau, termasuk Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Hingga saat ini, tembakau merupakan komoditas strategis nan menjadi motor penggerak ekonomi rakyat serta sektor padat karya krusial di wilayah Situbondo. 

Sekretaris Jenderal Asosiasi Petani Cengkeh Indonesia I Ketut Budhyman mengatakan, cengkih merupakan komponen utama nan memberikan kekhasan pada produk tembakau Indonesia. Diketahui, keberadaan cengkih dalam produk kretek turut memengaruhi kadar nikotin dan tar.

Sementara, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengatakan, wacana pembatasan kadar nikotin dan tar hingga sekarang memang belum diberlakukan secara resmi. Namun, pemerintah wilayah sudah mulai memetakan potensi akibat nan mungkin muncul jika wacana kebijakan ini diimplementasikan.

Dia menyampaikan kekhawatiran utama terletak pada potensi ketidaksesuaian antara karakter produksi tembakau petani lokal dengan standar baru nan ditetapkan oleh industri akibat izin tersebut. Jika standar industri berubah drastis mengikuti batas kadar nikotin dan tar nan ketat, serapan tembakau lokal berisiko menurun dan berakibat langsung pada jatuhnya nilai di tingkat petani.
 
"Secara potensi, wacana kebijakan ini bisa memunculkan ketidaksesuaian (mismatch) antara produksi petani dan kebutuhan industri," ujarnya. 

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri buletin finance lainnya

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com