
Pelembap untuk Bayi Ternyata Bisa Pengaruhi Kualitas Tidur (Foto: Freepik)
JAKARTA – Kesehatan kulit bayi rupanya tidak hanya berpengaruh pada kelembapan kulit, tetapi juga dapat memengaruhi kualitas tidur dan proses tumbuh kembangnya. Karena itu, menjaga lapisan pelindung kulit (skin barrier) tetap sehat menjadi salah satu aspek krusial dalam perawatan bayi sejak dini.
Banyak orang tua menganggap penggunaan pelembap pada bayi hanya bermaksud menjaga kulit tetap halus. Padahal, menjaga kesehatan skin barrier alias lapisan pelindung kulit mempunyai faedah nan jauh lebih besar.
Salah satunya adalah mendukung kualitas tidur hingga tumbuh kembang anak. Dokter Spesialis Anak, dr. Ian Suryadi Suteja, M.Med.Sc., Sp.A., menjelaskan bahwa kulit bayi tetap jauh lebih tipis dibandingkan kulit orang dewasa.
Kondisi tersebut membikin kulit bayi lebih mudah mengalami kekeringan, iritasi, hingga kemerahan andaikan tidak dirawat dengan tepat.
“Pelembap bagi kulit bayi itu sangat penting. Karena jika skin barrier-nya bagus, anak tidak mudah terkena iritasi dan bisa tidur dengan nyenyak, sehingga hormon pertumbuhannya (growth hormone) juga berkembang dengan baik,” ujar dr. Ian, dikutip dari Gently Baby.
Perawatan Kulit Bayi
Ia menambahkan, anak nan mempunyai riwayat alergi memerlukan perhatian ekstra lantaran lapisan pelindung kulitnya condong lebih rentan mengalami gangguan. Perlindungan tersebut dapat dibantu dengan kandungan seperti ceramide, colloidal oatmeal extract, dan Lactobacillus ferment lysate.
“Bahkan bagi anak nan mempunyai alergi, skin barrier-nya lebih rentan sehingga mudah mengalami iritasi alias kemerahan. Karena itu, dibutuhkan pelembap nan mengandung ceramide, colloidal oatmeal extract, dan Lactobacillus ferment lysate,” jelasnya.
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·