Pelatih Pantai Gading Emerse Fae Sebut Komentar Schweinsteiger Rasis

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Pelatih Pantai Gading Emerse Fae Sebut Komentar Schweinsteiger Rasis Pelatih tim nasional Pantai Gading, Emerse Fae, melontarkan kritik tajam terhadap mantan bintang sepak bola Jerman, Bastian Schweinsteiger.(Cafonline)

PELATIH tim nasional Pantai Gading, Emerse Fae, melontarkan kritik tajam terhadap mantan bintang sepak bola Jerman, Bastian Schweinsteiger. Fae menuding komentar Schweinsteiger sebagai seorang analis televisi mengandung stereotip usang dan berpotensi rasis terhadap timnya nan sedang berkompetensi di Piala Dunia.

Kritik tersebut disampaikan Fae setelah sukses membawa Pantai Gading mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya. Kepastian itu didapat usai kemenangan 2-0 atas Curacao pada Jumat (26/6).

Komentar Kontroversial Schweinsteiger

Sebelumnya, saat bekerja sebagai analis untuk stasiun televisi Jerman ARD menjelang pertandingan antara Jerman dan Pantai Gading pekan lalu, Schweinsteiger memberikan analisisnya mengenai style permainan tim lawan.

Ia menggambarkan Pantai Gading sebagai tim nan memainkan "sepak bola Afrika" nan khas.

"Sedikit tidak ortodoks, sedikit liar, dan mungkin juga tidak terlalu dibentuk oleh taktik. Kami kudu siap lantaran mereka bisa susah diprediksi," kata Schweinsteiger dalam siaran tersebut.

Respons Keras dari Emerse Fae

Menanggapi pernyataan tersebut, Fae menyatakan kekecewaannya dan menilai komentar itu tidak pantas. Ia berambisi pernyataan itu tidak mencerminkan karakter Schweinsteiger nan sebenarnya.

"Saya berambisi itu adalah pernyataan nan asal-asalan dan belum tentu mencerminkan siapa dirinya dalam kehidupan sehari-hari," ujar Fae seperti dikutip dari ESPN.

Fae apalagi tidak ragu untuk melabeli komentar tersebut sebagai corak rasisme.

"Kita bisa menyebutnya rasis, jika mau menyebut sesuatu sebagaimana adanya," tegasnya.

"Saat saya mendengar komentarnya, saya kecewa. Kecewa pada orangnya. Aneh dia berbincang seperti itu," tambah Fae.

Dikecam Berbagai Pihak

Komentar Schweinsteiger rupanya tidak hanya memicu reaksi dari kubu Pantai Gading. Beberapa pengamat di Jerman juga mengkritik pernyataan mantan pemain Bayern Muenchen dan Manchester United itu lantaran dianggap memperkuat stereotip rasial.

Komentator olahraga Patrick Schnitzler melalui akun Instagram-nya menulis bahwa komentar tersebut menunjukkan "prasangka rasis nan tanpa sadar terus kita teruskan."

Sementara itu, wartawan Philipp Awounou dalam tulisannya di majalah Der Spiegel menyebut karakterisasi Schweinsteiger mengulang stereotip lama nan berakar pada era kolonialisme. Meski demikian, Awounou menyatakan dirinya tidak menganggap Schweinsteiger secara individual sebagai seorang rasis.

Pembuktian dengan Taktik dan Kecerdasan

Fae menegaskan bahwa keberhasilan timnya melaju di Piala Dunia bukan semata lantaran kekuatan fisik, melainkan juga berkah kepintaran dan strategi permainan nan matang. Ia pun mempertanyakan motif Schweinsteiger dalam menggunakan narasi usang tersebut.

Fae memperkirakan apakah Schweinsteiger sedang mencoba menarik perhatian dalam pekerjaan barunya sebagai penyiar dengan menggunakan gambaran rasial nan sudah ketinggalan era untuk mendeskripsikan tim dari Afrika. (Ndf/I-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia