Tersangka kasus mutilasi di Depok, Saepullah (25), dan korban Kunaefi (51) rupanya tinggal berbareng di sebuah rumah kontrakan di Gang Blimbing, Kelurahan Cipayung, Kota Depok.
Fakta tersebut diungkap Ketua RT 03/RW 05 Kelurahan Cipayung, Aris. Menurutnya, Saepullah dan Kunaefi telah menempati kontrakan tersebut selama sekitar enam hingga tujuh bulan.
"Mereka tinggal berdua," kata Aris saat ditemui di lokasi, Rabu (5/8).
Aris mengatakan, selain tinggal serumah, pelaku dan korban juga menjalankan upaya bersama.
"Berteman, upaya bareng," ujarnya.
Saat pertama kali datang ke lingkungan tersebut, keduanya mengaku baru pindah dan berencana membuka upaya kuliner.
"Mereka bilang mau buka upaya ketoprak alias martabak. Kebetulan akses jalan di depan rumah juga sedang dibangun," jelasnya.
Pelaku Dikenal Tertutup
Aris menyebut Saepullah dikenal sebagai sosok nan tertutup. Hal itu diketahui dari keterangan penduduk sekitar.
"Memang orangnya agak tertutup," katanya.
Peristiwa tersebut, menurut Aris, menjadi bahan pertimbangan bagi pengurus lingkungan untuk memperketat pengawasan terhadap pendatang maupun penunggu rumah kontrakan.
"Sebagai pengurus lingkungan, selama ini kami hanya sebatas mengetahui keberadaan warga. Kejadian ini menjadi cemeti bagi saya dan jejeran agar lebih waspada serta memperketat pendataan terhadap penduduk nan mengontrak," ujarnya.
Sementara itu, Tim Inafis dan Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Metro Jaya mendatangi letak tempat kejadian perkara (TKP) di Gang Blimbing, Kelurahan Cipayung, Kota Depok, Rabu (5/8/2026).
Petugas memasang garis polisi di rumah kontrakan dua lantai nan diduga menjadi letak Saepullah memutilasi jasad korban sebelum membuangnya ke area Pancoran Mas.
Sebelumnya, polisi menyebut pelaku pembunuhan disertai mutilasi terhadap Kunaefi (51) di Depok, Saepullah (26), diduga merupakan penyuka sesama jenis. Dugaan itu tetap menjadi bagian dari pendalaman interogator untuk mengungkap motif kasus tersebut.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·