Pelajar Tewas Imbas Jalanan Licin, Begini Kondisi Terkini Jalan Kramat Jati

Sedang Trending 41 menit yang lalu
Jakarta -

Jalan di area Kramat Jati, Jakarta Timur, menjadi sorotan lantaran diduga menjadi pemicu kecelakaan maut remaja berinisial HH, siswa MAN 6 Jaktim, akibat tertabrak truk setelah terjatuh imbas jalan licin. Begini kondisi terkini jalan tersebut.

Pantauan detikcom di Jalan Raya Bogor depan Pasar Kramat Jati, Rabu (19/8/2026) pukul 16.00 WIB, jalanan itu dalam kondisi kering dan tak licin. Tidak terlihat juga adanya pedagang nan beraksi di pinggir jalan tersebut.

Jalanan di area Kramat Jati, Jakarta Timur, menjadi sorotan lantaran diduga menjadi pemicu kecelakaan maut remaja berinisial HH, siswa MAN 6 Jaktim, akibat tertabrak truk usai terjatuh imbas jalan licin.Jalanan di area Kramat Jati, Jakarta Timur, menjadi sorotan lantaran diduga menjadi pemicu kecelakaan maut remaja berinisial HH, siswa MAN 6 Jaktim, akibat tertabrak truk usai terjatuh imbas jalan licin. (Adhfar/detikcom)

Kendaraan dapat melaju di seluruh lajur jalan tanpa adanya pedagang nan berjualan. Terpantau arus lampau lintas di Jalan Raya Bogor arah Cawang lancar, dan arah Kampung Rambutan mengalami kemacetan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski kondisi jalan kering, tampak tetap tersisa sedikit kubangan air di sejumlah bagian trotoar jalan. Namun kubangan itu tidak mengganggu laju kendaraan nan melewati Jalan Raya Bogor.

Diketahui, Pemkot Jaktim bakal menertibkan para pedagang di pinggir jalan. Wali Kota Jaktim, Munjirin, mengatakan ada langkah jangka pendek dan jangka panjang nan bakal dilakukan. Para pedagang dilarang berbisnis hingga menggunakan badan jalan.

"Untuk penanganan darurat mulai kemarin malam sudah dikerahkan Satpol PP, Dishub, PPSU dan abdi negara kecamatan dan kelurahan untuk mendorong jualannya agar jangan memakai badan jalan," kata Munjirin saat dimintai konfirmasi, Rabu (19/8/2026).

Permukaan jalan depan Pasar Kramat Jati diduga menjadi licin lantaran terkena siraman pedagang ikan. Mereka bakal diwajibkan menampung air siraman agar tak membasahi permukaan jalan.

"Dan unik untuk pedagang ikan untuk jangan menyiram ikan dengan air nan dibiarkan mengalir ke jalanan, tetapi air siraman wajib untuk ditampung dengan ember alias plastik," ujarnya.

Untuk rencana jangka panjang, Pemkot Jaktim bakal rapat dengan pihak PD Pasar Jaya pada Jumat (21/8) lusa. Rapat bakal membahas rencana memasukkan pedagang di pinggir Jalan Raya Bogor ke area Pasar Kramat Jati.

Kronologi Kecelakaan Maut Pelajar

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, mengatakan kecelakaan terjadi pada Senin (17/8), pukul 06.00 WIB, saat korban hendak mengikuti upacara hari kemerdekaan RI ke-81.

"Sepertinya begitu (korban hendak upacara HUT ke-81 RI) lantaran memakai seragam sekolah," kata Ojo, Senin (17/8).

Peristiwa kecelakaan terjadi saat HH nan mengendarai motor Honda BeAt bernopol B-3122-SDL melaju dari arah utara ke selatan di Jalan Raya Bogor. Sesampainya depan Rumah Makan Kuring, Pasar Induk Kramat Jati, kemudian mengalami kecelakaan lampau lintas.

Korban terjatuh dari motor diduga akibat jalan licin dan di saat berbarengan datang melintas dump truck dan menabrak korban hingga tewas.

"Di waktu nan berbarengan melintas kendaraan dump truck Dinas Kebersihan nopol B-9728-TOQ nan dikendarai AS, dan (korban) tergilas hingga meninggal bumi di TKP," lanjutnya.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Kecelakaan tersebut juga mengakibatkan motor nan dikendarai korban ringsek.

(fas/fas)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News