Hujan Guyur Jakarta, Pramono Klaim Hasil Modifikasi Cuaca

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Hujan mengguyur sejumlah wilayah Jakarta pada Rabu (19/8) siang hingga sore. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengklaim hujan di tengah musim tandus tersebut merupakan hasil operasi modifikasi cuaca (OMC).

Pemprov DKI terus melakukan modifikasi cuaca untuk memicu hujan di Jakarta. Menurutnya, upaya tersebut dilakukan ketika terdapat awan nan berpotensi menghasilkan hujan.

"Berkali-kali saya sampaikan bahwa Pemerintah DKI Jakarta ketika begitu ada awan, sekecil apa pun awan itu, bakal kita buat untuk hujan buatan," kata Pramono di Balai Kota Jakarta mengutip detikcom.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pramono menyebut hujan sempat turun dua kali dengan jarak sekitar 30 menit. Namun, dia menilai hujan tersebut belum maksimal lantaran kondisi awan nan terbatas.

"Memang tadi sempat dua kali hujan. Break kurang lebih 30 menit, hujan lagi," ujarnya.

Dia mengatakan hujan nan turun hari ini berbeda dengan hujan pada musimnya. Pramono menyebut hujan tersebut merupakan hasil modifikasi cuaca.

"Walaupun ini kan terlihat banget lah, bukan sesuatu hujan nan seperti pada musim hujan. Ini adalah hujan nan memang ada modifikasi cuaca," tuturnya.

Menurutnya, hujan tersebut setidaknya membikin kondisi udara Jakarta sedikit lebih segar. Namun, hasilnya belum maksimal lantaran awan nan tersedia tidak banyak.

"Sehingga dengan demikian, minimal ini membikin ada lebih segar sedikit walaupun belum maksimal lantaran memang awannya enggak ada. Problemnya itu," imbuhnya.

Baca berita lengkapnya di sini.

(tim/dal)

placeholder

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional