Pelajar di Ciwaringin Bogor Diserang Usai Belajar Kelompok, 1 Terluka

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Bogor -

Viral di media sosial sekelompok pelajar menjadi sasaran pengadangan dan penyerangan oleh golongan pelajar lain di Jalan Ciwaringin, Bogor Tengah, Kota Bogor. Satu orang terluka di ketek akibat sabetan ikat pinggang alias gesper.

"Korban inisial MF kelas 10 SMAN, luka pada ketek sebelah kanan akibat dari pecutan alias sabetan sabuk pinggang gesper," kata Kapolsek Bogor Tengah Kompol Waluyo ketika dimintai konfirmasi, Rabu (10/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Waluyo mengatakan, peristiwa terjadi ketika korban MF sedang berboncengan motor alias bonceng tiga berbareng dua kawan satu sekolahnya, MR dan TM, pada Selasa (9/6) sore. Saat itu, korban sedang perjalanan pulang usai belajar golongan di Taman Heulang Kota Bogor.

"Setelah melakukan belajar golongan di Taman Heulang, kerabat TM mengantar pulang dua rekannya MR dan MF menggunakan motor. Ketika melewati Jalan Ciwaringin, mereka diteriaki oleh sekelompok pelajar lain nan membawa senjata tajam, berupa pisau dan sabuk gesper. Ketiga korban diserang dan disabet menggunakan gesper," kata Waluyo.

Penyerangan tersebut mengakibatkan ketiga pelajar terjatuh dari motor. Penyerangan tersebut kemudian dihalau warga. Pelaku dan korban kemudian diserahkan ke Polsek Bogor Tengah.

"Di lokasi, MF terkena sabetan sabuk gesper oleh pelajar nan memakai busana pramuka dan memakai masker. (Kemudian) Ada (pelaku) nan menakut-nakuti MF menggunakan pisau. Lalu sekelompok penduduk tiba dan membantu MF," imbuhnya.

Waluyo menambahkan, pelaku dan korban sempat menjalani pemeriksaan di Polsek Bogor Tengah. Pihak sekolah dan orangtua kedua golongan pelajar terlibat penyerangan, turut diminta hadir.

"Hasil mediasi, kedua belah pihak menyatakan persoalan selesai dan tidak bakal menempuh jalur hukum. Untuk pembinaan pelajar tersebut diserahkan kepada pihak sekolah masing-masing," kata Waluyo.

"Korban MF sudah dibawa berobat oleh pembimbing kesiswaan. Untuk pelajar nan membawa gesper dan pisau tidak diketahui kepemilikannya dan tetap penyelidikan," imbuhnya.

(sol/azh)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News