PDIP soal Rencana Kunjungan Jokowi: Tidak Boleh Ada Matahari Lain

Sedang Trending 3 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Juru Bicara PDI Perjuangan (PDIP), Ansy Lena merespons rencana kunjungan Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) ke sejumlah wilayah pada Juni mendatang.

Ansy mengatakan aktivitas Jokowi tersebut saat ini sudah tidak relevan dan krusial bagi PDIP. Menurutnya rencana kunjungan itu semestinya menjadi tanda tanya besar bagi partai politik koalisi pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming.

Ia menilai mereka kudu bisa memastikan maksud dan tujuan aktivitas nan dilakukan oleh Jokowi. Apakah perihal itu termasuk untuk mendukung kerja-kerja Presiden Prabowo alias murni kepentingan pribadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena hari ini kita tahu bahwa Presidennya itu adalah Prabowo Subianto dan Presiden Prabowo itu seumpama matahari. Kalau dalam orkestrasi itu seumpama konduktor tunggal nan memimpin untuk menghasilkan sebuah harmoni nan sangat baik," ujarnya dalam aktivitas Inside Politics di CNN Indonesia, Selasa (2/6).

Ansy mengingatkan jangan sampai aktivitas kunjungan itu justru berakibat jelek alias menyebabkan terjadinya perpecahan di internal Kabinet Merah Putih.

Sebab, kata dia, saat ini pemerintahan Prabowo-Gibran tengah masuk dalam fase kerja krusial menuju dua tahun kepemimpinannya.

"Apakah memberikan kontribusi dan juga nilai tambah bagi kerja ataupun keahlian kabinet Presiden Prabowo Subianto alias justru nan dilakukan ini bisa mengganggu harmoni,
konsolidasi internal pemerintah dan juga soliditas dan konsentrasi kerja Presiden Prabowo Subianto," tuturnya.

"Ataukah hari ini sebenarnya lebih dilihat sebagai sebuah manuver politik nan arahnya sebenarnya menuju kepada kepentingan kontestasi di 2029," imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ansy juga mengingatkan kepada seluruh partai politik khususnya nan tergabung dalam koalisi pemerintahan Prabowo-Gibran agar dapat konsentrasi bekerja untuk kepentingan masyarakat.

Menurutnya nan terpenting saat ini bukan lagi sekedar menemui masyarakat di daerah, melainkan menjawab apa nan betul-betul dibutuhkan lewat kerja-kerja pemerintah.

"Mestinya daya bangsa hari ini semuanya didedikasikan untuk kerja menjawab persoalan rakyat. Karena kebutuhan riil rakyat hari ini adalah pembuatan lapangan pekerjaan,
pendapatan masyarakat ditingkatkan," jelasnya.

Oleh karenanya, dia mendorong semua partai politik agar bisa mensukseskan rencana kerja Presiden Prabowo. Ansy mewanti-wanti agar jangan sampai masing-masing partai konsentrasi menjalankan agendanya masing-masing.

"Ingat, tidak boleh ada mentari nan lebih dari satu. Semuanya kudu fokus. Kita bisa bayangkan jika ada sepuluh parpol pendukung pemerintah dan masing-masing parpol punya agendanya. Kita bisa pastikan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ini pasti tidak bakal berhasil," katanya.

Jokowi sebelumnya telah mengonfirmasi soal kondisi kesehatan nan sekarang sudah mulai membaik dan siap kembali berjumpa masyarakat di daerah.

Dia apalagi menegaskan kondisi tubuhnya telah pulih 100 persen. Nantinya, kata Jokowi, dalam banyak lawatan ke depan dirinya bakal lebih banyak berinteraksi dan memberi motivasi kepada masyarakat.

Jokowi mengaku telah banyak menerima undangan untuk berjumpa masyarakat dan sekarang dirinya siap untuk berjumpa mereka.

(tfq/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional