PBNU Pasang 100 CCTV untuk Kawal Muktamar Ke-35 NU

Sedang Trending 14 jam yang lalu
PBNU Pasang 100 CCTV untuk Kawal Muktamar Ke-35 NU ilustrasi(Antara)

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melakukan terobosan dengan memanfaatkan teknologi info mutakhir untuk mengawal penyelenggaraan Muktamar Ke-35 NU. Bertempat di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, panitia menyiagakan lebih dari 100 kamera pengawas (CCTV) nan tersebar di seluruh titik strategis.

Sistem keamanan dan pemantauan ini terintegrasi langsung dengan pusat kendali alias command center. Fasilitas tersebut berfaedah memantau beragam aktivitas di arena muktamar secara real-time, mencakup letak persidangan, menara, area akomodasi, pengedaran konsumsi, hingga arus lampau lintas di sejumlah ruas jalan sekitar letak kegiatan.

"Ini perihal nan baru dalam penyelenggaraan muktamar. Kita bisa mengetahui semua nan terjadi di arena utama, mulai tempat persidangan, tower, akomodasi, konsumsi maupun di jalan-jalan," ujar Ketua Panitia Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf, di Jombang, Selasa (25/8).

Pria nan berkawan disapa Gus Ipul tersebut menjelaskan bahwa sistem ini tidak hanya berfaedah sebagai perangkat pemantau situasi, tetapi juga dilengkapi dengan sistem pelaporan dan tindak lanjut. Dengan demikian, setiap hambatan alias kejadian di lapangan dapat segera ditangani oleh petugas nan telah disiagakan.

Digitalisasi Layanan Peserta

Selain aspek keamanan, teknologi info juga dioptimalkan untuk mendukung jasa peserta. Panitia menerapkan sistem pencatatan digital untuk setiap pendaftaran dan aktivitas peserta. Data peserta nan telah ditetapkan secara resmi apalagi sudah terintegrasi dalam sistem sebelum mereka tiba di lokasi.

"Semua ini agar muktamar lebih transparan, terkendali, dan menggunakan sistem nan terukur. Mudah-mudahan dengan adanya command center ini jasa menjadi lebih mudah, sigap mengatasi masalah, dan segera mencarikan jalan keluar," tambah Gus Ipul.

Persiapan Akhir dan Kehadiran Presiden

Saat ini, persiapan Muktamar Ke-35 NU difokuskan pada penyempurnaan jasa peserta. Gus Ipul menyatakan bahwa sarana dan prasarana pendukung nyaris seluruhnya rampung, dan panitia telah mulai melakukan simulasi pelayanan untuk memastikan kelancaran acara.

Sumber daya manusia (SDM) nan terlibat juga telah melalui proses pengarahan teknis (bimtek) agar bisa memberikan pelayanan optimal. Terkait agenda pembukaan, panitia telah mengirimkan undangan resmi kepada Presiden Prabowo Subianto dan terus berkoordinasi dengan pihak protokol Istana.

Muktamar Ke-35 NU dijadwalkan berjalan pada 27-31 Agustus 2026. Forum tertinggi organisasi ini bakal membahas beragam persoalan strategis organisasi serta menentukan arah perjalanan Nahdlatul Ulama di masa depan. (Ant/E-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia