Paredes Dihukum Skorsing 10 Laga Buntut Kericuhan Final Piala Dunia

Sedang Trending 21 menit yang lalu
Paredes Dihukum Skorsing 10 Laga Buntut Kericuhan Final Piala Dunia Pelatih kepala Argentina, Lionel Scaloni, berupaya meredakan perkelahian pasca pertandingan setelah kekalahan timnya di final Piala Dunia.(JUAN MABROMATA / AFP)

GELANDANG tim nasional Argentina, Leandro Paredes, resmi dijatuhi balasan larangan bertanding sebanyak 10 pertandingan internasional menyusul keterlibatannya dalam kericuhan di atas lapangan setelah kekalahan 1-0 Argentina dari Spanyol di final Piala Dunia 2026.

Komite Disiplin FIFA juga menjatuhkan hukuman berat kepada rekan setimnya, Nahuel Molina, nan diganjar skorsing sebanyak tujuh pertandingan.

Selain hukuman perseorangan bagi pemain, Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) turut dijatuhi denda sebesar $321,000 alias setara dengan Rp5,67 miliar. Hukuman ini diberikan atas pelanggaran terhadap kode disiplin FIFA, nan mencakup penggunaan arena olahraga untuk demonstrasi non-sportif, pelanggaran kedisiplinan tim, serta yel-yel dan gestur diskriminatif dari para suporter.

FIFA menginstruksikan agar $100,000 (sekitar Rp1,76 miliar) dari total denda tersebut wajib diinvestasikan ke dalam program unik untuk memerangi diskriminasi. Sementara itu, hukuman denda sebesar $100,000 lainnya ditangguhkan dengan masa percobaan tertentu.

Ketegangan ini bermulai dari rangkaian kejadian panas nan melibatkan skuad La Albiceleste. Setelah mengalahkan Inggris 2-1 di semifinal Piala Dunia, beberapa pemain Argentina sempat membentangkan spanduk nan mengeklaim kedaulatan atas Kepulauan Falkland (Malvinas), wilayah seberang laut Inggris.

Bulan lalu, FIFA menunjuk jaksa disiplin dan etik untuk menginvestigasi kejadian nan terjadi setelah peluit akhir pertandingan final di New York New Jersey Stadium. Dalam kejadian tersebut, sejumlah pemain dan staf pembimbing Argentina terlibat keributan bentuk dengan para pemain Spanyol.

Akibat tindakan tersebut, Paredes dan Molina masing-masing juga diwajibkan bayar denda sebesar $90,000 (£66,000) alias setara dengan Rp1,5 miliar.

Sementara itu, hukuman nan lebih ringan diberikan kepada gelandang Spanyol Gavi dan gelandang Argentina Thiago Almada, nan masing-masing diganjar skorsing satu pertandingan serta denda $30,000 (£22,000) alias setara dengan Rp529.963.500 atas keterlibatan mereka dalam konfrontasi pascapertandingan. Anggota staf pembimbing Argentina, Roberto Ayala, turut dijatuhi hukuman larangan mendampingi tim sebanyak tiga pertandingan dan denda $30,000 (Rp529.963.500).

Pihak FIFA menegaskan bahwa seluruh hukuman larangan bertanding ini hanya bakal diberlakukan pada arena pertandingan internasional resmi.

Rangkuman Sanksi FIFA Pascafinal Piala Dunia 2026

  • Leandro Paredes: Skorsing 10 pertandingan internasional & denda $90,000 (Rp1,5 miliar).
  • Nahuel Molina: Skorsing 7 pertandingan internasional & denda $90,000 (Rp1,5 miliar).
  • Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA): Denda $321,000 (Rp5,6 miliar) serta tanggungjawab bermain dengan kapabilitas stadion dipangkas 50% pada dua laga kandang berikutnya (satu laga ditangguhkan).
  • Thiago Almada & Gavi: Skorsing 1 pertandingan & denda $30,000 (Rp529 juta).
  • Roberto Ayala (Staf Pelatih Argentina): Skorsing 3 pertandingan dan denda $30,000 (Rp529 juta)

(BBC/P-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia