Begal Bercelurit Serang Ibu di Serpong Tangsel, 6 Pelaku Diburu Polisi

Sedang Trending 11 menit yang lalu
Ilustrasi begal. Foto: Maulana Saputra/kumparan

Ibu berjulukan Evi Nurmalasari menjadi korban perampasan disertai kekerasan alias pemalak di area Buaran, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Kamis (20/8) pagi. Insiden ini terjadi tak lama setelah korban mengantar anaknya ke Stasiun Rawa Buntu.

Adik korban, Putri, menuturkan kejadian berjalan sekitar pukul 04.55 WIB saat kakaknya dalam perjalanan pulang ke rumah. Enam orang tak dikenal nan mengendarai sepeda motor tiba-tiba mengadang korban di jalan.

"Kejadiannya kurang tahu persis, tapi itu sekitar subuh, lantaran saat itu kakakku tidak bawa ponsel, " kata Putri.

Para pelaku diduga langsung merampas sepeda motor nan dikendarai korban. Korban sempat terjatuh saat diadang.

Salah satu pelaku menyabetkan celurit hingga mengenai tangan kanan korban. Luka sayatan tersebut membikin tangan korban mengeluarkan banyak darah.

"Kakak saya diberhentikan enam orang tidak dikenal dan mereka bawa celurit. Celuritnya ditodongkan dan melukai kakak saya," ujar Putri.

"Kakakku mengalami luka sayatan di bagian tangan kanan dan penuh darah," tambahnya.

Putri menjelaskan, saat kejadian berjalan kakaknya tidak membawa ponsel sehingga kronologi detik-detik penyerangan baru diketahui family setelah korban sukses diselamatkan. Korban kemudian dilarikan ke RS Columbia didampingi pihak Polres Tangerang Selatan.

Sebagai peralatan bukti, family turut menyerahkan rekaman CCTV dari sebuah bengkel di sebelah Resto Piro nan diduga merekam momen kejadian. Setelah proses pelaporan, korban juga menjalani visum untuk kepentingan penyelidikan.

Kasi Humas Polres Tangerang Selatan, Ipda Yudhi Susanto, membenarkan tim interogator Satreskrim telah turun langsung ke letak untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara.

"Terkait dengan perihal tersebut, interogator Sat Reskrim telah melaksanakan cek dan olah TKP," ujar Yudhi saat dikonfirmasi Jumat (21/08).

Ia menambahkan, saat ini tim tetap bekerja mengumpulkan info dan peralatan bukti guna mengungkap identitas para pelaku.

"Saat ini tim sedang bekerja dan melakukan penyelidikan atas peristiwanya. Mohon doanya agar segera dapat diungkap," tambahnya.

Hingga buletin ini diturunkan, keenam pelaku tetap dalam pengejaran pihak kepolisian.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan