Lembaga survei Parameter Politik Indonesia merilis hasil survei mengenai potret sikap sosial, kepercayaan dan politik Nahdlatul Ulama (NU). Hasilnya menunjukkan kebanyakan publik sebanyak 54,4% tidak setuju NU diizinkan mengelola alias mengurus tambang.
Berdasarkan paparan Parameter Politik Indonesia, sebanyak 1,2% responden menyatakan sangat setuju NU ikut mengelola tambang. Sementara itu, 22,8% responden menyatakan setuju.
Di sisi lain, terdapat 42,3% responden nan menyatakan tidak setuju NU mengelola tambang. Kemudian, sebanyak 12,1% responden menyatakan sangat tidak setuju. Sementara itu, 21,6% responden memilih tidak menjawab pertanyaan tersebut.
Dengan demikian, total responden nan tidak setuju NU mengelola tambang mencapai 54,4%, sedangkan responden nan setuju mencapai 24%.
“Terkait mengelola tambang, hanya 24,0% penduduk NU nan setuju dan sangat setuju NU mengelola tambang. Sementara 54,4% tidak setuju dan sangat tidak setuju kelola tambang,” tulis Parameter Politik Indonesia.
Metode Survei
Survei tersebut dilakukan Parameter Politik Indonesia dengan metode tatap muka terhadap 1.200 responden nan tersebar di 38 provinsi. Survei berjalan pada 20 Juli hingga 3 Agustus 2026.
Dalam pelaksanaannya, responden tersebar secara proporsional di 38 provinsi, 116 kabupaten/kota, 120 kecamatan, serta 120 desa/kelurahan.
Parameter Politik Indonesia menggunakan metode penarikan sampel multistage random sampling dalam menentukan responden. Responden terpilih kemudian diwawancarai secara langsung melalui metode tatap muka alias face to face interview pada periode penyelenggaraan survei.
45 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·