Panitia penyelenggara Kejuaraan Nasional Drift Speed Fest di GOR Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jateng, meminta maaf atas kejadian ambruknya tribun penonton VIP. Mereka memastikan bakal menanggung seluruh biaya pengobatan korban nan terluka.
"Pertama, kami meminta maaf. Peristiwa ini merupakan sesuatu nan tidak pernah kami harapkan. Kami bertanggung jawab penuh dalam memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan nan sigap dan tepat," ujar Ketua Panitia Penyelenggara, Johanes Ernest Jonatan, saat konvensi pers, Senin (27/7) malam.
Ernest mengatakan, kejadian tersebut bakal menjadi bahan pertimbangan bagi panitia dalam event-event berikutnya.
"Kami menyadari bahwa kejadian ini menjadi pertimbangan nan sangat krusial bagi kami untuk meninjau kembali bangunan vendor nan digunakan dalam penyelenggaraan event ke depannya," ujarnya.
Namun dia menegaskan, kejadian ini tidak ada hubungannya dengan para peserta atau dritfer.
"Kejadian ini tidak ada hubungannya dengan para peserta. Para peserta hanya mengikuti rangkaian aktivitas sesuai dengan agenda nan telah disiapkan oleh panitia," tegas Ernest.
Korban Dirawat di 11 RS
Sementara itu, Wakil Ketua Panitia Penyelenggara, Putri Danizar menambahkan, dia berbareng Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono telah mengunjungi para korban nan dirawat di 11 rumah sakit berbeda.
"Saya berbareng Pak Bupati langsung pergi menuju ke kurang lebih 11 rumah sakit untuk berjumpa langsung kepada seluruh korban. Kami meminta maaf secara langsung dan memandang kondisinya," ucap Putri.
Selain itu, dia memastikan pihaknya berkomitmen untuk mengutamakan keselamatan bagi para pebalap, penonton, dan seluruh pihak dalam setiap rangkaian event.
"Peristiwa ini merupakan duka nan sangat mendalam bagi kami. Keselamatan seluruh penonton, pebalap, dan seluruh pihak nan datang selalu menjadi perhatian utama bagi kami. Oleh lantaran itu, sejak kejadian terjadi, konsentrasi dari kami adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan sebaik mungkin," kata Putri.
Kejurnas Distop
Akibat kejadian ini, panitia juga memutuskan Kejurnas Drift seri Purwokerto dihentikan karena force majeure. Poin bagi para drifter diambil dari hasil kualifikasi.
Seperti diberitakan, gelaran Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drift Speed Fest di GOR Satria Purwokerto diwarnai kejadian setelah tribun penonton VIP ambruk pada Minggu (26/7) siang.
Insiden terjadi sesaat setelah pembukaan aktivitas oleh Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono. Tribun ambruk terjadi ketika panitia membagikan merchandise kepada penonton sehingga memicu kerumunan dan banyak orang bergerak menuju bagian depan tribun.
Kemeriahan berubah menjadi kepanikan ketika tribun ambruk. Korban luka dalam kejadian ini mencapai 83 orang. Mereka kemudian dilarikan ke sejumlah rumah sakit.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, tribun non-permanen nan dibuat dari rangka besi itu tak kuat menahan beban lantaran para penonton berkumpul di titik tertentu.
58 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·