Jakarta, CNBC Indonesia - Di tengah tekanan di pasar umum, Astra tetap mempertahankan kekuasaan kuat di segmen low cost green car (LCGC). Pangsa pasar LCGC Astra mencapai 79% pada Maret 2026, naik dari 73% di Februari.
Namun kekuasaan ini tidak sepenuhnya menggembirakan. Volume penjualan LCGC justru mengalami penurunan tajam. Dari 11.412 unit di Februari, total pasar LCGC turun menjadi hanya 6.725 unit di Maret.
Astra sendiri mencatat penjualan LCGC sebesar 5.325 unit di Maret, turun signifikan dibanding 8.316 unit pada bulan sebelumnya. Artinya, meski pangsa pasar naik, kue pasar justru mengecil.
Jika ditarik ke belakang, tren ini sebenarnya sudah terlihat sejak 2025. Total penjualan LCGC sepanjang tahun lampau mencapai 122.668 unit, namun kontribusinya condong stagnan dan tidak lagi menjadi motor pertumbuhan utama.
Kondisi ini menunjukkan segmen mobil murah mulai kehilangan momentum, kemungkinan tertekan daya beli maupun perubahan preferensi konsumen nan bergeser ke kendaraan dengan fitur lebih tinggi, termasuk elektrifikasi.
Bagi Astra, LCGC tetap menjadi tembok pertahanan. Namun jika tren penyusutan pasar berlanjut, kekuatan di segmen ini bisa jadi tidak cukup untuk menopang kekuasaan secara keseluruhan.
(dce)
[Gambas:Video CNBC]
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·