Palestina Bantah Rencana FIFA soal Lawan Israel di Ajang U-15

Sedang Trending 2 jam yang lalu
Palestina Bantah Rencana FIFA soal Lawan Israel di Ajang U-15 Timnas Palestina(AFP)

FEDERASI Sepak Bola Palestina (PFA) membantah laporan nan menyebut FIFA tengah merencanakan pertandingan antara tim nasional U-15 Palestina dan Israel dalam sebuah pagelaran sepak bola nan bakal digelar di Amerika Serikat pada September.

Sebelumnya, media The Athletic pada Senin melaporkan bahwa FIFA sedang mengupayakan laga antara Palestina dan Israel sebagai pertandingan pembuka dalam sebuah "festival sepak bola" nan bakal melibatkan tim U-15.

Turnamen tersebut disebut bakal menggunakan format pertandingan berdurasi lebih singkat, lapangan berukuran lebih kecil, serta jumlah pemain nan lebih sedikit, dengan mengundang seluruh 211 personil FIFA, termasuk Rusia nan saat ini tetap dilarang tampil di Piala Dunia dan kejuaraan besar lainnya.

Namun, dalam pernyataan resmi nan dirilis pada Kamis (18/6), PFA menegaskan bahwa mereka tidak pernah menerima komunikasi maupun proposal resmi dari FIFA mengenai rencana pertandingan tersebut.

"Di bawah situasi saat ini, PFA dengan tegas menolak setiap upaya untuk mempromosikan alias memaksakan pertandingan dengan kekuatan pendudukan nan secara sistematis menargetkan atlet Palestina dan prasarana olahraga Palestina," tulis PFA melalui media sosial pada Kamis.

PFA juga menyatakan laporan nan beredar tidak akurat. Lebih lanjut, PFA menegaskan bahwa mereka tetap bakal menolak andaikan usulan pertandingan tersebut betul-betul diajukan.

Federasi Palestina menyatakan tidak bakal mengambil bagian dalam aktivitas nan mereka anggap sebagai bentuk sportswashing, selama para atlet Palestina tetap mengalami akibat bentrok nan berlangsung.

PFA menyebut sejak Oktober 2023, serangan Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 73.000 penduduk Palestina dan menyebabkan lebih dari dua juta orang kehilangan tempat tinggal. Menurut federasi tersebut, lebih dari 1.000 atlet Palestina juga menjadi korban tewas dalam periode tersebut.

Di antara korban nan disebut PFA adalah mantan kapten tim nasional Palestina Sulaiman Al-Obaid serta juara karate Palestina, Nagham Abu Samra, nan dilaporkan tewas dalam serangan Israel.

"PFA mempunyai prioritas nan jelas, ialah keadilan, akuntabilitas, serta perlindungan terhadap atlet Palestina sesuai dengan statuta FIFA dan prinsip Piagam Olimpiade. Kami terus menyerukan agar Israel dimintai pertanggungjawaban atas pelanggaran terhadap izin olahraga internasional," demikian pernyataan PFA. (Ant/P-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia