
Ilustrasi.
JAKARTA - Pakistan telah mengusulkan rencana dua tahap untuk mengakhiri perang Amerika Serikat (AS)-Israel di Iran dan membuka kembali Selat Hormuz. Washington dan Teheran dilaporkan sedang mempertimbangkan kerangka rencana tersebut.
Esmail Baghaei, ahli bicara Kementerian Luar Negeri Iran, mengakui upaya diplomatik Pakistan, nan telah berbagi rencana dengan Iran dan Amerika Serikat untuk mengakhiri permusuhan, menurut Reuters. Baghaei menambahkan bahwa Teheran konsentrasi pada keamanan negaranya di tengah meningkatnya serangan dari AS dan Israel. Sebuah universitas terkemuka di Teheran dan Pabrik Petrokimia South Pars di Asaluyeh telah dibom, menewaskan setidaknya 34 orang.
Axios pertama kali melaporkan pada Minggu (5/4/2026) bahwa Amerika Serikat, Iran, dan mediator regional sedang membahas potensi gencatan senjata 45 hari sebagai bagian dari kesepakatan dua tahap nan dapat mengarah pada pengakhiran permanen perang, mengutip sumber-sumber AS, Israel, dan regional.
Sumber tersebut mengatakan kepada Reuters bahwa Kepala Angkatan Darat Pakistan, Marsekal Lapangan Asim Munir, telah berasosiasi “sepanjang malam” dengan Wakil Presiden AS JD Vance, utusan unik Steve Witkoff, dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·