OTT Kepala Imigrasi Jakbar, KPK Amankan Mobil, Valas hingga Emas

Sedang Trending 50 menit yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah peralatan bukti seperti kendaraan bermotor, valas alias mata duit asing, hingga logam mulia emas dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta Barat, 2-3 Juni 2026.

"Ada kendaraan, mobil, motor, dan juga peralatan bukti dalam corak duit tunai, valas, ada USD dan SGD, dan juga ada dalam corak logam mulia emas," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih, Jakarta, Rabu (3/6).

KPK sejauh ini sudah menangkap total belasan orang dalam operasi senyap tersebut. Satu di antaranya adalah Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Salah satunya itu," kata Budi membenarkan penangkapan Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat.

Budi menjelaskan OTT ini berangkaian dengan pengurusan Warga Negara Asing (WNA) untuk bisa tinggal di Indonesia.

"Kalau kita ketahui untuk seorang WNA agar bisa tinggal di Indonesia ada namanya KITAP (Kartu Izin Tinggal Tetap) ya. Ada juga nan sementara alias KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas)," imbuhnya.

Budi belum bisa berbagi info lebih banyak lantaran hingga saat ini tim penindakan tetap berada di lapangan.

"Bahwa dari tadi malam, tim melakukan aktivitas di lapangan, ialah di wilayah Jakarta Barat dan dalam perkembangannya tim juga saat ini sedang bergerak di lapangan di wilayah Bali dan juga Jawa Barat," katanya.

Adapun sebagian orang nan terjaring OTT saat ini sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Berdasarkan info nan dihimpun, selain para pihak terkait, KPK nantinya juga bakal membawa peralatan bukti OTT seperti kendaraan bermotor ke gedung dwiwarna.

Berdasarkan ketentuan Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), lembaga antirasuah mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status norma para pihak nan terjaring tangkap tangan tersebut.

(ryn/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional