Proses belajar mengajar siswa Sekolah Islam Pembangunan (SIP), Tangerang Selatan, dilakukan secara daring alias Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada Senin (24/8).
Keputusan tersebut disampaikan pihak sekolah kepada orang tua siswa setelah adanya kehadiran pihak luar ke area sekolah pada Sabtu (22/8).
Salah satu orang tua siswa, Mia Fitriwaty, mengatakan pihak sekolah sebelumnya telah menginformasikan kondisi tersebut kepada orang tua melalui pertemuan daring pada Minggu (23/8) sore.
"Betul hari ini anak-anak belajar secara online (PJJ) sesuai surat info dari sekolah dan Zoom meeting nan dilakukan oleh sekolah/yayasan kepada kami orang tua siswa pada hari Minggu sore kemarin," kata Mia kepada kumparan, Senin (24/8).
Mia mengatakan orang tua mendapat info bahwa terdapat pihak luar nan datang ke sekolah pada Sabtu awal hari. Menurutnya, kebijakan PJJ diambil untuk menjaga keamanan dan kenyamanan siswa.
"Sebagai orang tua murid, kami diinformasikan bahwa ada pihak luar nan datang ke sekolah Sabtu awal hari, sehingga demi keamanan dan kenyamanan anak-anak, maka KBM berjalan secara online (PJJ)," ujarnya.
Mia mengaku mengetahui adanya sengketa pengelolaan sekolah antara Yayasan Syarif Hidayatullah (YSH) dan pihak UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Dia mengatakan berasas info nan diterima dari pihak sekolah, YSH telah memenangkan perkara di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Karena itu, dia mempertanyakan kenapa persoalan tersebut tetap berkapak pada sekolah tempat anaknya belajar.
"Tapi kenapa pihak yayasan UIN tetap terus 'merecoki' sekolah anak kami, saya pribadi tidak tahu jelas argumen dan landasannya apa," kata Mia.
Di tengah persoalan tersebut, polisi turun tangan untuk mencegah perselisihan kedua pihak berkembang dan mengganggu situasi keamanan di sekitar sekolah.
Kasi Humas Polres Tangerang Selatan Ipda Yudi mengatakan Kapolres Tangerang Selatan telah turun langsung untuk memediasi kedua pihak nan berselisih.
"Untuk persoalan nan kami ketahui mengenai sengketa dan perselisihan, kemarin malam Kapolres sudah turun langsung memediasi antara kedua belah pihak dan hasil mediasi sepakat untuk membubarkan diri kembali ke tempat masing-masing," kata Yudi.
Polisi juga membantu memfasilitasi kepulangan pihak-pihak nan terlibat setelah proses mediasi.
"Kapolres datang untuk situasi kamtibmas nan kondusif di tempat letak dan masyarakat nan terdampak atas perselisihan tersebut," ujarnya.
59 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·