Organisasi 'Yakuza Manages' Dibentuk di RI, Ternyata Ini Pendirinya

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah organisasi dengan nama Yakuza Maneges ramai dibicarakan publik pasca dideklarasikan berdiri di Kota Kediri, Jawa Timur. Yakuza Manges ini berbeda dengan 'Yakuza" nan identik dengan mafia Jepang.

Mengutip Detikcom, organisasi ini mengusung aktivitas sosial dan spiritual untuk merangkul masyarakat marginal.

Lalu siapa pendirinya? Yakuza Maneges ini berdiri di bawah ketua Gus Thuba. Organisasi ini disebut datang dengan semangat dakwah inklusif nan terinspirasi dari aliran ustadz kharismatik asal Kediri, Gus Miek.

Gus Thuba, tokoh muda nan dikenal dekat dengan spiritualitas dan kultur pesantren ini meresmikan organisasi Yakuza Maneges di Kediri, sebuah aktivitas sosial-spiritual nan dibangun dengan landasan ideologi unik untuk merangkul masyarakat marginal.

Peresmian tersebut turut dihadiri oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati nan memberikan sambutan hangat atas lahirnya organisasi itu.

Gus Thuba, nan mempunyai nama komplit Thuba Topo Broto Maneges, mengaku terinspirasi kuat dari teladan Gus Miek. Ia menjadikan pendekatan Gus Miek sebagai metodologi dakwah nan diterapkan langsung di lapangan.

Hubungan Gus Thuba dengan Gus Miek berkarakter spiritual dan ideologis. Gus Thuba mewarisi langkah pandang bahwa orang-orang nan dianggap 'nakal', 'preman', alias 'terbuang' justru menjadi ladang dakwah nan sesungguhnya. Mereka bukan untuk dihakimi, melainkan dirangkul dan diberdayakan.

Ideologi Yakuza Maneges

Nama 'Yakuza' memang kerap memantik kontroversi. Namun Gus Thuba menegaskan nama tersebut dipilih secara sadar dan mempunyai makna tersendiri.

"Di bawah ketua saya, organisasi ini berdiri dengan semangat spiritual dan kemanusiaan nan kuat. Yakuza Maneges merupakan tempat bagi saudara-saudara kita nan sering kita sebut sebagai santri jalur kiri," jelas Gus Thuba dalam sambutannya, mengutip Detikcom, Kamis (14/5/2026).

(pgr/pgr)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News