Kasus personil Polres Tuban berinisial TS nan memukul seorang komedian di pinggir jalan di Tuban berhujung damai. Video pemukulan tersebut sempat viral di media sosial dan direspons sigap oleh Polres Tuban dengan memeriksa anggotanya.
Setelah dipertemukan, TS dan komedian berinisial K sepakat berdamai.
Dalam video nan dirilis Polres Tuban, oknum polisi berinisial TS menyampaikan permohonan maaf. Ia mengakui tindakannya salah.
"Dengan penuh kesadaran dan kerendahan hati, saya menyampaikan permohonan maaf nan sebesar-besarnya kepada kerabat K serta kepada seluruh masyarakat atas tindakan saya nan terekam dalam video dan beredar luas di media sosial," kata TS dalam pernyataannya.
TS mengaku perbuatannya telah mencederai kepercayaan masyarakat terhadap lembaga Polri dan membawa akibat negatif terhadap gambaran kepolisian.
"Atas kejadian tersebut, saya mengakui kesalahan saya dan menyesali perbuatan nan telah menimbulkan keresahan, serta mencederai kepercayaan masyarakat terhadap lembaga Polri," ujarnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada ketua dan seluruh family besar Polri atas tindakan nan dilakukannya.
"Kepada ketua dan seluruh family besar Polri, saya juga minta maaf. Tindakan saya telah membawa akibat negatif terhadap gambaran institusi," lanjutnya.
TS menyatakan siap menjalani proses pemeriksaan dan pembinaan sesuai ketentuan nan berlaku. Ia juga berjanji tidak bakal mengulangi perbuatannya di masa mendatang.
"Saya siap menerima segala corak proses pemeriksaan dan pembinaan sesuai dengan ketentuan nan berlaku. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berbobot bagi saya untuk menjadi pribadi nan lebih baik dan lebih bijak dalam bertindak. Saya siap untuk tidak mengulangi perbuatan di kemudian hari," katanya.
Sementara itu, korban berinisial K menyatakan telah menerima permohonan maaf nan disampaikan oleh TS. Menurutnya, permintaan maaf tersebut telah dilakukan secara langsung kepada dirinya dan keluarga.
"Saya selaku pihak nan menjadi korban dalam peristiwa nan videonya beredar di media sosial telah menerima permohonan maaf nan disampaikan oleh kerabat TS, personil Polres Tuban. Permohonan maaf tersebut telah disampaikan secara langsung kepada saya dan family dengan penuh itikad baik," ujar K.
K juga menegaskan dirinya tidak bakal menempuh jalur norma dan memilih menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.
"Dengan lapang dada saya menerima permohonan maaf dan tidak menuntut secara norma tanpa ada paksaan serta mengampuni nan bersangkutan. Kami sepakat untuk menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan dan tidak memperpanjang persoalan nan telah terjadi," tuturnya.
Dengan adanya kesepakatan tenteram antara kedua belah pihak, persoalan tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.
42 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·