Mobil baru Wuling Eksion mendapat respons positif dari pasar sejak diluncurkan pada April 2026. Hingga awal Juni, jumlah surat pemesanan kendaraan (SPK) model tersebut telah mencapai 1.500 unit, mendekati pemisah kuota program nilai perkenalan nan disiapkan perusahaan.
Brand Communication Senior Manager Wuling Motors, Brian Gomgom, mengatakan konsumen tetap mempunyai kesempatan mendapatkan nilai early bird dan paket untung tambahan sebelum kuota 2.000 unit terpenuhi.
"Wuling Eksion SPK-nya sudah ada 1.500 unit. Jadi tetap sisa beberapa lagi untuk nan mau menikmati early bird price dan early bird package," ujarnya di Purwokerto, Kamis, (4/6/2026).
Menurut dia, program nilai perkenalan bakal berhujung setelah pemesanan mencapai 2.000 unit. Setelah itu, Wuling berencana melakukan penyesuaian nilai untuk model tersebut.
"Ada info naiknya segitu, tetapi kelak besarannya bakal kami informasikan setelah SPK menyentuh 2.000 unit," katanya.
Berdasarkan info nan beredar, kenaikan nilai Wuling Eksion diperkirakan berada di kisaran Rp 10 juta. Namun perusahaan belum mengumumkan besaran resmi penyesuaian nilai tersebut.
Dari total pemesanan nan telah masuk, jenis kendaraan listrik murni (EV) tetap menjadi pilihan utama konsumen. Sekitar 70 persen pemesanan berasal dari model EV, sementara 30 persen sisanya merupakan jenis Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Komposisi tersebut menunjukkan teknologi PHEV mulai mendapat perhatian konsumen Indonesia, meski kendaraan listrik berbasis baterai tetap mendominasi permintaan.
Secara wilayah, penjualan Wuling Eksion saat ini tetap didominasi konsumen di area Jabodetabek nan menjadi kontributor terbesar sejak masa peluncuran.
Pada periode early bird, Wuling Eksion EV dipasarkan dengan nilai mulai Rp 389 juta hingga Rp 459 juta. Sementara jenis PHEV ditawarkan dengan banderol Rp 449 juta sampai Rp 499 juta.
Dengan kuota nan tersisa sekitar 500 unit lagi, konsumen nan mau mendapatkan nilai perkenalan tetap mempunyai kesempatan sebelum program tersebut berhujung dan nilai baru resmi diberlakukan.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·