Niat dan Keutamaan Puasa Senin Kamis Lengkap dengan Maknanya

Sedang Trending 56 menit yang lalu
Niat dan Keutamaan Puasa Senin Kamis Lengkap dengan Maknanya Berikut Niat Puasa Senin Kamis(magnifik)

PUASA Senin Kamis adalah ibadah puasa sunah nan dilakukan pada hari Senin dan Kamis dengan menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal nan membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam mentari lantaran Allah SWT.

Puasa ini menjadi salah satu ibadah nan dianjurkan dalam Islam dan dapat menjadi sarana melatih kesabaran serta meningkatkan ketakwaan.

Berikut Niat Puasa Senin Kamis

Niat Puasa Senin

Bacaan Arab

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الْإِثْنَيْنِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Bacaan Latin

Nawaitu shauma yaumil itsnaini sunnatan lillāhi ta‘ālā.

Artinya

“Saya beriktikad puasa sunah hari Senin lantaran Allah Ta'ala.”

Niat Puasa Kamis

Bacaan Arab

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الْخَمِيسِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Bacaan Latin

Nawaitu shauma yaumil khamīsi sunnatan lillāhi ta‘ālā.

Artinya

“Saya beriktikad puasa sunah hari Kamis lantaran Allah Ta'ala.”

Keutamaan Puasa Senin Kamis

1. Mengikuti sunah Rasulullah SAW

Rasulullah SAW diketahui sering menjalankan puasa pada hari Senin dan Kamis.

2. Hari Senin mempunyai keistimewaan

Dalam hadis, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa Senin merupakan hari kelahirannya dan hari ketika beliau menerima wahyu.

3. Amal diperlihatkan pada Senin dan Kamis

Dalam sabda nan diriwayatkan Tirmidzi, disebutkan bahwa kebaikan manusia diperlihatkan pada Senin dan Kamis. Rasulullah SAW menyukai ketika amalnya diperlihatkan dalam keadaan berpuasa.

4. Melatih kesabaran

Puasa membantu seseorang belajar menahan lapar, haus, serta mengendalikan kemauan dan emosi.

5. Meningkatkan ketakwaan

Menjalankan puasa sunah dapat menjadi sarana untuk meningkatkan ketaatan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

6. Membiasakan diri melakukan ibadah sunah

Puasa Senin Kamis dapat membantu membangun kebiasaan menjalankan ibadah sunah secara rutin.

Makna Puasa Senin Kamis

Puasa Senin Kamis bukan hanya menahan diri dari makan dan minum sejak terbit fajar hingga mentari terbenam. Ibadah ini juga mengajarkan pengendalian diri, kesabaran, keikhlasan, serta kepedulian terhadap sesama.

Lafaz niat dapat berbeda dalam redaksi di beragam kitab alias kebiasaan masyarakat. nan terpenting adalah adanya niat untuk berpuasa sunah lantaran Allah SWT. (Z-4)

Sumber: bankmuamalat, rumahzakat

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia