Penyebab BYD Tak Lagi Impor Mobil Listrik ke Indonesia

Sedang Trending 47 menit yang lalu

Penyebab BYD Tak Lagi Impor Mobil Listrik ke Indonesia

Penyebab BYD Tak Lagi Impor Mobil Listrik ke Indonesia (Okezone/Erha A Ramadhoni)

JAKARTA - BYD Motor Indonesia tidak bakal mengimpor lagi mobil listrik ke pasar otomotif Tanah Air. Hal ini seiring beroperasinya pabrik BYD di Subang, Jawa Barat. 

Diketahui, BYD masuk ke Indonesia pada 2024. Sejak saat itu, BYD memasarkan mobil listrik nan diimpor secara utuh (completely built up/CBU) ke pasar otomotif Tanah Air. Mobil listrik impor nan dipasarkan itu pun mendapatkan insentif dari pemerintah pada 2024-2025. 

Melalui skema ini, BYD pun diwajibkan untuk membangun akomodasi produksi hingga merealisasikan volume produksi lokal sesuai jumlah nan diimpor. 

Menurut Head of Public and Government Relations BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan, dari kuota impor nan diberikan pemerintah pada 2024-2025, total BYD mengimpor nyaris 100 ribu unit. 

BYD M6 DM rakitan lokal (Okezone/Erha A Ramadhoni) BYD M6 DM rakitan lokal (Okezone/Erha A Ramadhoni)

"Pada saat ini setelah kita kalkulasi total-total kita hanya impor sebanyak 92 ribu dari total 100 ribu kuota itu," ujar Luther di Subang, Jawa Barat, dikutip Jumat (4/9/2026).

Dengan begitu, BYD wajib memproduksi lokal model sejumlah unit nan diimpor ialah sebanyak 92 ribu unit. "Saya rasa dua tahun ke depan, dari tahun ini, sudah dapat kita fulfill, jika lihat sekarang trennya BYD cukup signifikan ya secara penjualan," tuturnya.

Di sisi lain, BYD memastikan tidak bakal mengimpor kembali mobil listrik untuk dipasarkan di Tanah Air. Saat ini, mungkin tetap tersisa sedikit unit model nan diimpor nan tetap dipasarkan di diler. Nantinya, model nan dipasarkan telah diproduksi secara lokal di pabrik di Subang. 

“Sudah enggak sama sekali (impor CBU-red),” kata Luther.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com