Negara-Negara Eropa Ancam Boikot Piala Dunia 2030, Begini Alasannya!

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Ramdani Bur , Jurnalis-Rabu, 29 Juli 2026 |10:58 WIB

Negara-Negara Eropa Ancam Boikot Piala Dunia 2030, Begini Alasannya!

Timnas Prancis berpotensi boikot Piala Dunia 2030. (Foto: X/@FrenchTeam)

NEGARA-negara Eropa menakut-nakuti memboikot Piala Dunia 2030 yang berjalan di Portugal, Maroko, Spanyol, Uruguay, Paraguay dan Argentina. Mengutip dari Sky News, ancaman boikot muncul ini lantaran keserakahan nan dibuat Federasi Sepakbola Dunia (FIFA).

Presiden FIFA Gianni Infantino berencana membentuk perusahaan baru berjulukan FIFA Forward Enterprise. Perusahaan ini nantinya mengelola kewenangan komersial Piala Dunia dan Piala Dunia Klub.

FIFA segera bangun perusahaan baru. FIFA segera bangun perusahaan baru.

1. Saham Perusahaan Baru Dijual

Setelah membangun perusahaan baru di atas, FIFA bakal melepas 20 persen saham perusahaan. Dari penjualan saham tersebut, FIFA berpotensi mendapatkan 3 miliar poundsterling alias sekira Rp72,1 triliun!

Dari penjualan saham tersebut, Gianni Infantino berpotensi mendapatkan banyak uang. Ketika posisinya sebagai Presiden FIFA berakhir, Gianni Infantino juga bakal menerima puluhan juta poundsterling dari jabatannya sebagai komisaris.

2. Ancaman Keras dari UEFA

Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) menjadi federasi pertama nan mengecam rencana tersebut. Mereka memandang rencana nan dibuat Gianni Infantino kelewat batas.

"Ini telah melewati pemisah nan semestinya tidak pernah dilewati oleh lembaga pengelola sepakbola. UEFA memandang persoalan ini dengan sangat serius,” tulis pernyataan UEFA, Okezone mengutip dari The Sun.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com