NasDem Minta SPPG Melanggar Ditertibkan: Khawatir Jadi Bom Waktu Keracunan

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Jakarta -

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai NasDem, Irma Suryani Chaniago, meminta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) nan tidak sesuai syarat kudu ditertibkan. Dia cemas jika dibiarkan bakal menjadi peledak waktu keracunan massal program makan bergizi cuma-cuma (MBG).

"Tentu sangat perlu dievaluasi, kudu ditertibkan dan disesuaikan dengan kebutuhan penerima manfaat. Saat ini kan ada banyak juga SPPG nan bangunannya tidak sesuai persyaratan dan itu dikhawatirkan bakal jadi peledak waktu terjadinya keracunan," kata Irma kepada wartawan, Jumat (12/6/2026).

Irma juga menyoroti pembengkakan jumlah titik SPPG nan membikin pemborosan anggaran negara hingga Rp 1 triliun per bulan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Misalnya kebutuhan SPPG hanya 5, ya jangan diberi izin jadi 8, itu kan pemborosan sebagaimana nan disampaikan oleh Pak Zulhas," ucapnya.

Pernyataan Zulhas

Menteri Koordinator (Menko) Pangan Zulkifli Hasan mengungkap pembengkakan 13 ribu lebih titik SPPG alias dapur MBG. Angka itu campuran dari dapur MBG di wilayah tertinggal, terdepan, terluar (3T) dan luar wilayah 3T.

Zulhas mengatakan pembengkakan titik dapur MBG ini mengenai kasus dugaan jual beli titik. Di luar wilayah 3T, diproyeksikan awal ada 21 ribu dapur, namun info terbaru terdapat 27.877 titik.

"Misalnya, terjadi jual beli titik, ya. nan semestinya rencana awal titik itu 21 ribu tapi sekarang sudah ada 27.877 ribu titik, ya. Nah, ada membengkak 6.877 titik, ya. Laporan Ibu Nanik tadi barusan," kata Zulhas seusai rapat koordinasi di gedung Kemenko Pangan, Kamis (11/6).

Dia mengatakan ada rencana 2.000 titik SPPG di wilayah 3T. Namun, dalam temuannya, terdapat 8.617 titik.

(fas/idn)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News