
Terdakwa kasus korupsi di Kemenristek Nadiem Makarim (foto: Okezone)
JAKARTA - Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim menanggapi tudingan mengenai pengadaan laptop Chromebook di Kementerian Pendidikan nan disebut tidak berfaedah dan merugikan negara.
Saat ditemui awak media usai sidang pemeriksaan saksi mahir di PN Tipikor Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026), Nadiem membantah dugaan tersebut.
Ia justru menilai penggunaan Chromebook melalui sistem Chrome Device Management (CDM), mempunyai kegunaan penting, terutama dalam mencegah kecurangan saat penyelenggaraan Asesmen Nasional.
“Dengan CDM itu bisa mengontrol dan mengunci laptopnya. Pada saat Asesmen Nasional, tidak ada kecurangan,” ujar Nadiem.
Nadiem menjelaskan, sistem CDM memungkinkan perangkat Chromebook dikendalikan secara terpusat. Dengan begitu, penggunaan laptop dapat dibatasi sesuai kebutuhan, termasuk saat ujian berlangsung.
Ia apalagi menyebut terdapat beragam testimoni di ruang publik nan menunjukkan sulitnya melakukan kecurangan selama penyelenggaraan Asesmen Nasional dalam beberapa tahun terakhir.
“Ada video nan menunjukkan bahwa dalam tiga tahun Asesmen Nasional itu tidak bisa curang. Itu lantaran CDM,” katanya.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·