
Musisi dari Berbagai Daerah Indonesia Ngumpul di Sentul, Asal Skill hingga Kreativitas (Ist)
JAKARTA - Pencinta saksofon dari beragam wilayah di Indonesia berkumpul Sentul, Bogor, Jawa Barat, pada 1-2 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi arena pembelajaran sekaligus silaturahmi. Hal ini sejalan dengan latar belakang dan wilayah di Indonesia, sesuai dengan Visi Kementerian Kebudayaan nan mewujudkan ekosistem budaya berkepanjangan untuk penguatan Indonesia Emas 2045.
Dalam perihal ini salah satunya nan dapat meningkatkan kualitas SDM untuk berkreativitas dan dapat berkecimpung ke kancah internasional.
Dalam siaran pers nan diterima, Sabtu (2/5/2026), pada aktivitas Indonesia Saxophone Camp 2026 nan digelar di area Pendopo Ciherang, Sentul, Bogor itu, saksofon profesional, Damez Nababan dan Yogi Saragih, datang memberikan materi.
Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi dasar hingga lanjutan mengenai teknik bermain saksofon nan betul sebagai fondasi untuk menjadi pemain profesional. Materi disampaikan secara interaktif, mencakup teknik pernapasan, embouchure, artikulasi, hingga ekspresi musikal nan menjadi karakter unik seorang saksofon profesional.
Memasuki malam hari, suasana berubah menjadi lebih santai, tapi tetap produktif. Kegiatan dilanjutkan dengan aktivitas BBQ dan jam session berbareng home band Pendopo Ciherang.
Dalam sesi ini, seluruh peserta mendapat kesempatan tampil secara bergantian di atas panggung, bekerja-sama dengan Damez Nababan dan Yogi Saragih. Kegiatan berjalan hingga pukul 23.30 WIB.
Momen jam session menjadi titik krusial dalam membangun keakraban antar peserta. Suasana cair dan penuh kekeluargaan mendorong obrolan terbuka seputar musik, pengalaman bermusik, hingga pengembangan karier.
Peserta nan datang berasal dari beragam daerah, mulai dari Lampung hingga Jakarta, dengan latar belakang beragam—dari pelajar tingkat lanjutan hingga kalangan ahli dan pengusaha.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·