Cikal Bintang
, Jurnalis-Rabu, 01 April 2026 |02:05 WIB

Pembalap Tim KTM Tech3, Enea Bastianini. (Foto: Instagram/bestia23)
AUSTIN – Pembalap Tim KTM Tech3, Enea Bastianini mulai menunjukkan taji dalam gelaran MotoGP Amerika Serikat 2026. Keberhasilannya bersaing di barisan depan GP Amerika dianggap sebagai titik kembali krusial setelah mengawali musim dengan hasil nan mengecewakan.
Bastianini berjuang keras sepanjang balapan untuk bisa tampil impresif di Circuit of The Americas (CoTA) pada Minggu 22 Maret 2026 lalu. Upaya itu membuahkan hasil ketika dia bisa mendekati Marc Marquez di lap-lap akhir.
"Pada akhirnya, saya bisa mengejar Marc dan itu menjadi pertarungan nan sangat berat lantaran dia (Marquez) betul-betul memacu motor di lap-lap terakhir," kata Bastianini dikutip dari Crash, Rabu (1/4/2026).
1. Duel Sengit hingga Tikungan Terakhir
Pembalap asal Italia itu mengakui duel tersebut melangkah ketat dan penuh tekanan hingga tikungan terakhir. Bastianini juga sempat memandang kesempatan untuk menyalip rivalnya tersebut.
"Saya berupaya mengejar di tikungan 11 dan kemudian punya kesempatan di tikungan 12, namun saya kehilangan sedikit akselerasi," terang Bastianini.
Meski kandas menyalip, Bastianini tetap menilai hasil finis keenam sebagai pencapaian positif. Hasil itu menjadi peningkatan signifikan dibanding dua balapan sebelumnya.
Enea Bastianini. (Foto: Instagram/bestia23)
2. Kebangkitan Setelah Terpuruk di Seri Pembuka
Sebelumnya, Bastianini kesulitan tampil kompetitif di MotoGP Thailand dan Brasil. Pembalap berumur 28 tahun itu hanya bisa finis di posisi ke-12 dan ke-15 pada dua seri tersebut.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·