Muhaimin Iskandar Ajak Alumni Universitas Terbuka Perkuat Pemberdayaan Masyarakat

Sedang Trending 5 bulan yang lalu
Muhaimin Iskandar Ajak Alumni Universitas Terbuka Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Menko PM Muhaimin Iskandar membuka Seminar Nasional Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKA UT)(Dok. UT)

MENTERI Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar membuka Seminar Nasional Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKA UT) nan mengusung tema ‘Transformasi untuk Negeri: Peran Strategis dan Partisipasi Aktif Alumni UT dalam Mendukung Program Pemerintah untuk Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan’.

Dalam pidatonya, Menko Muhaimin memberikan apresiasi kepada Ikatan Alumni Universitas Terbuka dan pihak-pihak mengenai nan mewujudkan forum ini sebagai ruang kerjasama untuk memikirkan masa depan pemberdayaan masyarakat.

“Saya yakin, Alumni Universitas Terbuka sangat terbuka terhadap perubahan dan siap menjadi pemasok kemajuan bangsa,” ungkapnya di Syariah Hotel Lorin, Sentul, Bogor, Kamis (9/4).

Pemerintah sekarang mengedepankan perubahan paradigma pembangunan sosial, dari pendekatan karitatif ke pemberdayaan masyarakat. Meskipun support sosial tetap diperlukan, pemberdayaan menjadi kunci dalam menciptakan akibat jangka panjang.

“Pengentasan kemiskinan kudu didorong dengan pembuatan lapangan kerja dan kesempatan upaya nan luas bagi masyarakat,” tegas Menko Muhaimin.

Alumni Universitas Terbuka nan mencapai 2,3 juta orang menjadi potensi besar, dengan tersebarnya mereka di beragam sektor dan wilayah Indonesia. Potensi ini sangat kuat untuk mendukung pemberdayaan di lapisan masyarakat bawah.

Kemenko PM membujuk seluruh alumni Universitas Terbuka untuk berkedudukan aktif sebagai pemasok pemberdayaan, antara lain melalui penguatan riset berbasis kebutuhan lapangan, danasiwa bagi masyarakat kurang mampu, pendidikan lulusan Sekolah Rakyat, pengembangan UMKM alumni, serta program kesehatan preventif seperti cek kesehatan gratis.

“Alumni Universitas Terbuka, mari berbareng mewujudkan Indonesia nan berdaya. Pemberdayaan masyarakat adalah petunjuk konstitusi nan kudu kita jalankan bersama,” ujar Menko Muhaimin.

Pemerintah memastikan bahwa setiap kebijakan dan anggaran negara berorientasi pada pemberdayaan masyarakat, dengan prinsip keberpihakan agar tidak ada rakyat nan tertinggal.

Sebagai bagian dari sinergi ini, Kemenko PM dan Universitas Terbuka juga melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebagai langkah penguatan sinergi untuk mendukung kebijakan pemberdayaan masyarakat, khususnya program-program prioritas Presiden Prabowo. (RO/Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia